Menopause merupakan berakhirnya siklus menstruasi secara alami perempuan pada usia 45 hingga 55 tahun. Perempuan dapat dikatakan sudah menopause jika sudah tidak mengalami menstruasi lagi minimal selama 12 bulan.
Pada tahap menopause, nantinya ovarium tidak dapat melepaskan sel telur. Esterogen tidak akan diproduksi lagi oleh tubuh. Dilansir dari laman my.clevelandclinic.org, beberapa gejala saat seseorang memasuki masa menopause:
Siklus menstruasi yang tidak teratur atau terjadi menstruasi yang lebih bert atau lebih ringan dari biasanya
Timbul sensasi panas yang menyebar ke seluruh tubuh atau gejala vasomotor
Berkeringat di malam hari dan rasa dingin yang menyengat
Mengalami ketidaknyamanan saat berhubungn seks karena mengalami kekeringan vagina
Kebutuhan membuang air kecil lebih sering
Mengalami insomnia atau kesulitan tidur
Perubahan emosional yang mudah tersinggung, perubahan suasana hati bahkan depresi
Mengalami kulit kering, mata kering atau mulut kering
Memburuknya sindrom pramenstruasi (PMS)
Payudara mudah nyeri
Jantung lebih mudah berdebar
Mudah sakit kepala
Meningkatnya libido atau dorongan seks
Susah berkonsentrasi
Berat badan bertambah
Rambut semakin mudah rontok
Tidak semua perempuan akan mengalami gejala menopause yang sama. Sebagian wanita akan mengalami gejala menopause yang parah dan sementara yang lin akan mengalami gejala yang ringan.Dilansir dari laman yankes.kemenkes.go.id, terdapat penanganan yang dapat dilakukan dengan tujuan untuk meredakan gejala menopause, antara lain:
Menghindari Makanan dan Minuman Tertentu
Untuk meredakan gejala menopause, hindari makanan pedas dan minuman panas, berkafein, minuman beralkohol bahkan dapat membuat gejala lain seperti hot flashes dan jantung berdebar
Mengenakan Pakaian Tipis Berbahan Katun
Dengan mengenakan pakaian tipis dan berbahan katun dapat mengurangi hot flashes yang dirasakan pada masa premenopause
Menerapkan Teknik Relaksasi
Penerapan teknik relaksasi seperti meditasi, pengaturan napas, yoga sangat dibutuhkan untuk membantu mengurangi tingkat stress serta mencegah depresi Menggunakan Pelumas Vagina Berbahan Dasar Air
Dengan menggunakan pelumas berbahan dasar air dapat mengurangi rasa tidak nyaman akibat vagina yang kering atau atrofi vagina. Memahami tanda-tanda menopause sangat penting oleh kaum hawa agar dapat melakukan tindakan pencegahan yang dibutuhkan. Segala pencegahan yang dijelaskan dapat diatasi agar tidak terjadi masalah kesehatan lainnya yang lebih serius.(jpc)