
Puluhan tokoh Israel menuduh IDF membiarkan dan turut terlibat dalam kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat / Foto: (The Guardian)
PROKALTENG.CO-Puluhan tokoh terkemuka Israel, mulai dari mantan perdana menteri, mantan kepala badan intelijen, hakim senior, akademisi, hingga peraih Nobel, mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah terkait meningkatnya kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.
Dalam surat yang bocor ke publik, mereka mengklaim pemerintah Israel membiarkan bahkan memfasilitasi apa yang mereka sebut sebagai “terorisme Yahudi” dan ideologi “pembersihan etnis” di wilayah tersebut.
Kekhawatiran tersebut muncul di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap situasi keamanan di Tepi Barat, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami lonjakan serangan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina.
Para tokoh Israel yang menandatangani surat peringatan itu menilai kegagalan negara menindak pelaku telah menciptakan budaya impunitas yang mengancam supremasi hukum sekaligus keamanan nasional Israel.
Dilansir dari The Guardian, Kamis (25/6/2026), surat yang diberi label sebagai “peringatan terakhir” itu dikirim kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kementerian pertahanan dan keamanan nasional, militer, kepolisian, serta badan intelijen. Dalam surat tersebut, para penandatangan menuntut langkah segera untuk “memberantas terorisme Yahudi” yang mereka sebut telah berlangsung selama bertahun-tahun hampir tanpa konsekuensi hukum yang berarti.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, H Suparjan…
Alun-alun Jorih Jerah di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, berubah menjadi lautan manusia pada Rabu…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi membuka Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan (IMBT) Tahun…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan adanya aliran dana setoran dari Kantor Imigrasi Kelas…
Nahkoda baru Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari, memastikan program strategis tetap berlanjut dan penanganan wilayah…
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan, pemerintah mengeluarkan dana subsidi untuk…