PLTN Darkhovin Diserang, Iran Ancam Balas AS

PROKALTENG.CO-Pemerintah Iran mengancam akan melancarkan “langkah yang tepat” untuk merespons serangan Amerika Serikat terhadap sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang masih dibangun di Provinsi Khuzestan.

“Serangan AS terhadap PLTN Darkhovin, yang masih dalam tahap pembangunan, merupakan serangan berbahaya terhadap infrastruktur damai Iran,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi dalam unggahan di platform X pada Minggu (19/7).

AS bertanggung jawab penuh atas konsekuensi dari meningkatnya ketidakamanan dan ketidakstabilan, tambahnya.

“Iran mengecam keras agresi ini dan akan mengambil langkah yang tepat untuk mempertahankan kepentingan dan keamanan nasional,” tegas Gharibabadi.

Sebelumnya, Organisasi Energi Atom Iran mengkonfirmasi serangan AS terhadap PLTN Darkhovin.

Perkembangan itu terjadi di tengah ketegangan yang semakin meningkat di kawasan, di mana AS terus melancarkan serangan ke Iran, lalu dibalas dengan Iran menyerang fasilitas dan pangkalan militer di sejumlah negara tetangga yang digunakan oleh militer AS.

Baca Juga :  Iran Buka Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata, AS Tetap Lanjutkan Blokade

Aksi saling serang antara kedua negara itu tetap terjadi meski mereka telah menandatangani kesepahaman atas perdamaian, lewat mediasi Pakistan pada Juni lalu, untuk mengakhiri permusuhan dan mengupayakan perjanjian damai permanen.(jpg)

PROKALTENG.CO-Pemerintah Iran mengancam akan melancarkan “langkah yang tepat” untuk merespons serangan Amerika Serikat terhadap sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang masih dibangun di Provinsi Khuzestan.

“Serangan AS terhadap PLTN Darkhovin, yang masih dalam tahap pembangunan, merupakan serangan berbahaya terhadap infrastruktur damai Iran,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi dalam unggahan di platform X pada Minggu (19/7).

AS bertanggung jawab penuh atas konsekuensi dari meningkatnya ketidakamanan dan ketidakstabilan, tambahnya.

Electronic money exchangers listing

“Iran mengecam keras agresi ini dan akan mengambil langkah yang tepat untuk mempertahankan kepentingan dan keamanan nasional,” tegas Gharibabadi.

Sebelumnya, Organisasi Energi Atom Iran mengkonfirmasi serangan AS terhadap PLTN Darkhovin.

Perkembangan itu terjadi di tengah ketegangan yang semakin meningkat di kawasan, di mana AS terus melancarkan serangan ke Iran, lalu dibalas dengan Iran menyerang fasilitas dan pangkalan militer di sejumlah negara tetangga yang digunakan oleh militer AS.

Baca Juga :  Iran Buka Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata, AS Tetap Lanjutkan Blokade

Aksi saling serang antara kedua negara itu tetap terjadi meski mereka telah menandatangani kesepahaman atas perdamaian, lewat mediasi Pakistan pada Juni lalu, untuk mengakhiri permusuhan dan mengupayakan perjanjian damai permanen.(jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

Sup Krim Jamur Creamy yang Praktis

Samgyetang Slow Cooker

Resep Sate Taichan

Nasi Goreng Bawang Putih