alexametrics
23 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

Pemerintah Pastikan Transportasi, Akomodasi dan Infrastruktur PON Aman

PROKALTENG.CO-Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan resmi dilaksanakan pada 2 Oktober mendatang. Sejumlah persiapan pun dimatangkan untuk bisa menggelar acara tersebut secara aman.

Untuk memastikan hal tersebut berjalan secara lancar, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pun melaksanakan rapat terbatas menteri (RTM) untuk membahas pelaksanaan teknis PON Papua 2021.

“Khususnya pada bidang kesehatan yang berhubungan dengan Covid-19, antisipasi gangguan keamanan, persiapan dukungan penyelenggaraan transportasi, akomodasi dan telekomunikasi semuanya berjalan seperti yang diharapkan,” jelas dia dalam telekonferensi pers, Senin (27/9).

Nantinya, pemerintah juga akan mensinkronisasikan aturan inmendagri soal PPKM terkait keputusan bahwa pertandingan bisa dihadiri oleh 25 persen dari kapasitas venue dan harus sudah mendapatkan vaksin tahap dua.

Baca Juga :  Bangun Kalimantan Ring untuk Telekomunikasi di Ibu Kota Baru

“Saat ini Kemenkes bersama BNPB, Polri dan TNI sedang melakukan percepatan pelaksanaan jangkauan vaksin dengan target diatas 70 persen diakhir bulan september 2021 di klaster atau lokasi di mana event PON dan Peparnas (Pekan Paralimpiade Nasional) dilakukan,” tutur dia.

Kemudian untuk aspek keamanan, perlu diantisipasi adanya kerumunan penonton khususnya pada saat pembukaan dan pertandingan, terutama yang melibatkan tim tuan rumah. “Perlu juga pengamanan infrastruktur dan pengamanan konten informasi,” serunya.

Dirinya juga meminta kepada K/L terkait agar berkoordinasi dengan PB PON perihal seluruh tambahan dukungan yang akan disediakan. “Seperti rencana penambahan hotel terapung, kemudian juga penambahan tempat-tempat untuk kuliner dan juga yang lainnya,” pungkas dia.

Baca Juga :  Begini Kronologis Penetapan Mensos Jadi Tersangka Bansos Covid-19

PROKALTENG.CO-Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan resmi dilaksanakan pada 2 Oktober mendatang. Sejumlah persiapan pun dimatangkan untuk bisa menggelar acara tersebut secara aman.

Untuk memastikan hal tersebut berjalan secara lancar, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pun melaksanakan rapat terbatas menteri (RTM) untuk membahas pelaksanaan teknis PON Papua 2021.

“Khususnya pada bidang kesehatan yang berhubungan dengan Covid-19, antisipasi gangguan keamanan, persiapan dukungan penyelenggaraan transportasi, akomodasi dan telekomunikasi semuanya berjalan seperti yang diharapkan,” jelas dia dalam telekonferensi pers, Senin (27/9).

Nantinya, pemerintah juga akan mensinkronisasikan aturan inmendagri soal PPKM terkait keputusan bahwa pertandingan bisa dihadiri oleh 25 persen dari kapasitas venue dan harus sudah mendapatkan vaksin tahap dua.

Baca Juga :  Ini Rincian Biaya Perawatan Pasien Covid-19, Termahal Rp16,5 Juta per

“Saat ini Kemenkes bersama BNPB, Polri dan TNI sedang melakukan percepatan pelaksanaan jangkauan vaksin dengan target diatas 70 persen diakhir bulan september 2021 di klaster atau lokasi di mana event PON dan Peparnas (Pekan Paralimpiade Nasional) dilakukan,” tutur dia.

Kemudian untuk aspek keamanan, perlu diantisipasi adanya kerumunan penonton khususnya pada saat pembukaan dan pertandingan, terutama yang melibatkan tim tuan rumah. “Perlu juga pengamanan infrastruktur dan pengamanan konten informasi,” serunya.

Dirinya juga meminta kepada K/L terkait agar berkoordinasi dengan PB PON perihal seluruh tambahan dukungan yang akan disediakan. “Seperti rencana penambahan hotel terapung, kemudian juga penambahan tempat-tempat untuk kuliner dan juga yang lainnya,” pungkas dia.

Baca Juga :  Puan Ingatkan Potensi Kebocoran Data Warga Akibat Prosedur Vaksinasi

Most Read

Artikel Terbaru

/