31 C
Jakarta
Thursday, July 25, 2024
spot_img

Nasabah Bank Keluhkan Pencairan Deposito Online Gagal

PALANGKA RAYA – Salah seoang Nasabah Bank
Mandiri, mengeluhkan layanan online yang mengalami gangguan. Salah satunya
layanan rekening deposito online yang dibuka tanpa harus datang ke bank.

Namun, ketika ingin penarikan sesuai waktu
yang ditentukan, layanan online tersebut tidak dapat digunakan. Bahkan, nasabah
atas nama Iwan Setia Putra telah mendatangi pihak bank untuk penarikan, tetapi
tetap terkendala.

“Menggunakan online banking sangat
membantu nasabah dalam melakukan semua kegiatan transaksi perbankan mulai dari
membayar tagihan, pengiriman uang, membuka rekening deposito dll tanpa harus
menuju kantor bank. Dan saya adalah salah satu nasabah yang selalu menggunakan
fasilitas tersebut,” kata Iwan.

Dia menjelaskan, pada bulan Juli 1019 dia
membuka rekening deposito online. Namun, saat jatuh tempo pencairan deposito
online tersebut tidak dapat digunakan. “Saya melakukan pembukaan rekening
deposito online, karena tawaran menggunakan Mandiri Online begitu mudah.
Pencairanpun begitu mudah dan kapan saja tanpa harus repot-repot ke kantor
bank. Namun, ketika tanggal 18 Februari 2020 saya bermaksud untuk mencairkan
deposito itu tidak dapat dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga :  Struktur APBD Alami Peningkatan

Iwan mengaku, pencairan tersebut dilakukannya
karena ada kebutuhan yang mendesak. “Pencairan deposito online di bank
mandiri online dikarenakan ada keperluan yang mendesak. Namun, saya kebingungan
karena rekening tujuan yang saya miliki tidak ada di dalam menu tujuan dan saya
mengalami kesulitan dalam pencairan,” ujarnya.

Atas kendala tersebut, Iwan telah melaporkan
ke kantor Bank Mandiri terdekat. Selain itu, persoalan yang dihadapi juga telah
disampaikan kepada pihak bank.

“Petugas bank sedikit mengalami kendala
karena sifat depositonya tanpa sertifikat karena membukanya melalui online.
Bahkan, petugas bank beberapa kali menghubungi call center tetapi tetap tidak
dapat menyelesaikan masalah tersebut, sehingga saya juga harus menunda beberapa
transaksi dengan segala resiko. Sampai saat ini pencairan belum dapat dilakukan
baik secara online maupun melalui kantor cabang,” jelasnya. (arj/dar)

Baca Juga :  Ukur Kesiapan jika Terjadi Gangguan, PLTU Pulpis Simulasikan BCP

PALANGKA RAYA – Salah seoang Nasabah Bank
Mandiri, mengeluhkan layanan online yang mengalami gangguan. Salah satunya
layanan rekening deposito online yang dibuka tanpa harus datang ke bank.

Namun, ketika ingin penarikan sesuai waktu
yang ditentukan, layanan online tersebut tidak dapat digunakan. Bahkan, nasabah
atas nama Iwan Setia Putra telah mendatangi pihak bank untuk penarikan, tetapi
tetap terkendala.

“Menggunakan online banking sangat
membantu nasabah dalam melakukan semua kegiatan transaksi perbankan mulai dari
membayar tagihan, pengiriman uang, membuka rekening deposito dll tanpa harus
menuju kantor bank. Dan saya adalah salah satu nasabah yang selalu menggunakan
fasilitas tersebut,” kata Iwan.

Dia menjelaskan, pada bulan Juli 1019 dia
membuka rekening deposito online. Namun, saat jatuh tempo pencairan deposito
online tersebut tidak dapat digunakan. “Saya melakukan pembukaan rekening
deposito online, karena tawaran menggunakan Mandiri Online begitu mudah.
Pencairanpun begitu mudah dan kapan saja tanpa harus repot-repot ke kantor
bank. Namun, ketika tanggal 18 Februari 2020 saya bermaksud untuk mencairkan
deposito itu tidak dapat dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga :  Struktur APBD Alami Peningkatan

Iwan mengaku, pencairan tersebut dilakukannya
karena ada kebutuhan yang mendesak. “Pencairan deposito online di bank
mandiri online dikarenakan ada keperluan yang mendesak. Namun, saya kebingungan
karena rekening tujuan yang saya miliki tidak ada di dalam menu tujuan dan saya
mengalami kesulitan dalam pencairan,” ujarnya.

Atas kendala tersebut, Iwan telah melaporkan
ke kantor Bank Mandiri terdekat. Selain itu, persoalan yang dihadapi juga telah
disampaikan kepada pihak bank.

“Petugas bank sedikit mengalami kendala
karena sifat depositonya tanpa sertifikat karena membukanya melalui online.
Bahkan, petugas bank beberapa kali menghubungi call center tetapi tetap tidak
dapat menyelesaikan masalah tersebut, sehingga saya juga harus menunda beberapa
transaksi dengan segala resiko. Sampai saat ini pencairan belum dapat dilakukan
baik secara online maupun melalui kantor cabang,” jelasnya. (arj/dar)

Baca Juga :  Ukur Kesiapan jika Terjadi Gangguan, PLTU Pulpis Simulasikan BCP
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru