alexametrics
24 C
Palangkaraya
Monday, August 15, 2022

Setahun Banjir Tiga Kali, Warga Aruta Diminta Waspada

PANGKALAN
BUN
,KALTENGPOS.CO
– Banjir yang terjadi di 10 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Arut Utara (Aruta) menjadi perhatian serius Pemkab Kobar. Pasalnya, banjir yang terjadi tersebut sudah yang ketiga kalinya dalam satu tahun terakhir. Untuk itu, masyarakat diminta selalu waspada dan tetap berhati-hati.

 

Karena
saat ini kondisinya masih
terjadi
hujan setiap hari.
Bupati
Kobar Hj Nurhidayah
mengatakan,
saat ini pemerintah
daerah
masih melakukan
monitoring
terhadap para korban
banjir.
Supaya dilakukan penanganan
secepatnya
agar para korban
bisa
dibantu. Selain itu, juga

evakuasi
menjadi hal yang paling
cepat
dilakukan, karena banjir
yang terjadi
masih menggenangi
rumah
warga.

 

“Kami
masih kirim bantuan bagi
para korban
banjir, baik dari pemkab,
provinsi
ataupun bantuan dari
masyatakat.
Kami juga meminta
BPBD
melakukan pemantauan
dalam
penanganan para korban,”
ungkapnya.

Baca Juga :  Rahasia Bukan

 

Banjir
yang melanda Aruta saat
ini
mengakibatkan sungai meluap.
Ancaman
banjir susulan masih
terjadi.
Saat ini, Pemkab Kobar
masih
mencarikan solusi untuk
mengantisipasi
agar ke depan,
banjir
tidak terjadi lagi.

 

“Kami
masih terus berkoordinasi
melakukan
pencarian jalan keluar
agar
banjir bisa dicegah. Kami tidak
ingin
setiap tahun warga harus
mendapatkan
musibah tersebut,”pungkasnya.

 

PANGKALAN
BUN
,KALTENGPOS.CO
– Banjir yang terjadi di 10 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Arut Utara (Aruta) menjadi perhatian serius Pemkab Kobar. Pasalnya, banjir yang terjadi tersebut sudah yang ketiga kalinya dalam satu tahun terakhir. Untuk itu, masyarakat diminta selalu waspada dan tetap berhati-hati.

 

Karena
saat ini kondisinya masih
terjadi
hujan setiap hari.
Bupati
Kobar Hj Nurhidayah
mengatakan,
saat ini pemerintah
daerah
masih melakukan
monitoring
terhadap para korban
banjir.
Supaya dilakukan penanganan
secepatnya
agar para korban
bisa
dibantu. Selain itu, juga

evakuasi
menjadi hal yang paling
cepat
dilakukan, karena banjir
yang terjadi
masih menggenangi
rumah
warga.

 

“Kami
masih kirim bantuan bagi
para korban
banjir, baik dari pemkab,
provinsi
ataupun bantuan dari
masyatakat.
Kami juga meminta
BPBD
melakukan pemantauan
dalam
penanganan para korban,”
ungkapnya.

Baca Juga :  Rahasia Bukan

 

Banjir
yang melanda Aruta saat
ini
mengakibatkan sungai meluap.
Ancaman
banjir susulan masih
terjadi.
Saat ini, Pemkab Kobar
masih
mencarikan solusi untuk
mengantisipasi
agar ke depan,
banjir
tidak terjadi lagi.

 

“Kami
masih terus berkoordinasi
melakukan
pencarian jalan keluar
agar
banjir bisa dicegah. Kami tidak
ingin
setiap tahun warga harus
mendapatkan
musibah tersebut,”pungkasnya.

 

Most Read

Artikel Terbaru

/