29.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Pengendara Tak Pakai Masker Dirazia

PALANGKA RAYA – Status tanggap darurat yang diperpanjang
oleh Pemerintah Kota Palangka Raya, dtindaklanjuti sikap tegas Pemko merazia pengendara
yang tak pakai masker, terutama yang ingin memasuki Kota Palangka Raya.

 “Dengan segala
hormat kami kepada seluruh masyarakat Kalteng khususnya di Kota Cantik Palangka
Raya atas ketidaknyamanan ini dalam berkendara. Tapi kami lakukan ini
semata-mata untuk kepentingan bersama guna memutus rantai pandemi
Covid-19,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman P.
Pakpahan, Rabu (22/4) pagi.

Dalam hal ini, pengendara yang lewat tidak menggunakan
masker maka akan diberhentikan dan diperintahkan kembali ke rumah masing-masing
atau kembali ketujuan awal.

“Salah satu pelindung diri yang pertama ini adalah
masker. Kita di Kalteng masih belum seperti daerah-daerah lain yang belum
menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ( Kita masih dalam
tataran-tataran seperti ini, namun dalam perkembangannya setiap hari terus
berkembang,” beber Alman kepada aeak media.

Baca Juga :  Siswa Berprestasi Gratis Kuliah Bersama HARATI

Oleh karena itu, Alman berharap masyarakat dapat diajak
untuk bekerja sama. “Tidak mungkin kami bergerak sendiri tanpa ada
kesadaran dan kerendahan hati masyarakat untuk membantu pemerintah dalam rangka
memutus wabah ini,” pungkasnya. 

PALANGKA RAYA – Status tanggap darurat yang diperpanjang
oleh Pemerintah Kota Palangka Raya, dtindaklanjuti sikap tegas Pemko merazia pengendara
yang tak pakai masker, terutama yang ingin memasuki Kota Palangka Raya.

 “Dengan segala
hormat kami kepada seluruh masyarakat Kalteng khususnya di Kota Cantik Palangka
Raya atas ketidaknyamanan ini dalam berkendara. Tapi kami lakukan ini
semata-mata untuk kepentingan bersama guna memutus rantai pandemi
Covid-19,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman P.
Pakpahan, Rabu (22/4) pagi.

Dalam hal ini, pengendara yang lewat tidak menggunakan
masker maka akan diberhentikan dan diperintahkan kembali ke rumah masing-masing
atau kembali ketujuan awal.

“Salah satu pelindung diri yang pertama ini adalah
masker. Kita di Kalteng masih belum seperti daerah-daerah lain yang belum
menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ( Kita masih dalam
tataran-tataran seperti ini, namun dalam perkembangannya setiap hari terus
berkembang,” beber Alman kepada aeak media.

Baca Juga :  Siswa Berprestasi Gratis Kuliah Bersama HARATI

Oleh karena itu, Alman berharap masyarakat dapat diajak
untuk bekerja sama. “Tidak mungkin kami bergerak sendiri tanpa ada
kesadaran dan kerendahan hati masyarakat untuk membantu pemerintah dalam rangka
memutus wabah ini,” pungkasnya. 

Terpopuler

Artikel Terbaru