31.7 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

TOLONG DIPERHATIKAN ! Begini Protokol Kesehatan saat di Tempat Kerja

PARA pegawai
sudah mulai kembali bekerja tapi dengan adaptasi kebiasaan yang baru di tengah
pandemi Covid-19. Para pegawai di kantor diminta untuk mematuhi protokol
kesehatan, termasuk saat mengadakan pertemuan dengan klien, rapat, makan siang,
jam masuk kerja, hingga menjaga jarak dengan rekan kerja.

“Di sektor perkantoran, saat ini kegiatan sudah mulai
berjalan kembali. Kita harap tidak lagi berpikir seperti paradigma normal
sebelumnya. Namun kita ubah tetap waspada agar bagaimanapun juga kegiatan yang
kita laksanakan bukan hanya produktif tapi juga aman dari Covid-19,” kata Juru
Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Minggu
(19/7).

Selama di kantor, kata dia, para pegawai diminta
memperhatikan betul fasilitas yang digunakan bersama seperti lift, tangga, atau
tempat lain. Batasi kapasitasnya karena ini akan jadi sumber penularan yang
tidak kita sadari. Kemudian diminta untuk tidak makan dan minum atau menyajikan
hidangan saat mengadakan rapat.

Baca Juga :  Masyarakat Siap Songsong Pemimpin Perubahan, Ben-Ujang

“Agar tidak menyediakan makanan minuman di rapat, yang
kemungkinan membuat orang membuka masker. Dan memberikan ruang terjadinya
penularan jika salah satu peserta rapat itu terkonfirmasi postif tapi tanpa
gejala,” tukasnya.

“Ingat, mikro droplet itu bisa menular di udara relatif
lebih lama,” tambah Yurianto.

Lalu, bagaimana protokol kesehatan saat menggelar rapat?

 

1.
Perhatikan Kapasitas Ruangan

Pastikan kantor punya kapasitas ruang yang baik untuk
jaga jarak dengan baik. Jika pesertanya banyak, maka biarkan sebagian ikut
rapat secara daring.

 

2. Jangan
Ada yang Sakit

Jika akan digelar pertemuan fisik di kantor, pastikan
bahwa hanya dihadiri oleh orang-orang yang sehat. Pastikan kapasitas ruang itu
betul-betul bisa menjamin untuk jaga jarak.

 

3. Batasi
Presentasi

Materi rapat harus dibatasi yang penting saja. Presentasi
hanya dilakukan yang betul-betul penting saja, dan juga batasi waktunya.

Baca Juga :  Dinas PUPR Provinsi Ikut Memperbaiki

 

4. Jangan
Ada Sajian Makanan Minuman

Diupayakan tidak ada hidangan makan dan minum selama
rapat. Hilangkan kebiasaan sajikan makanan dan minuman di ruang rapat.

 

5. Gunakan
Masker

Semua tetap menggunakan masker tanpa ada kesempatan untuk
membuka masker. rencanakan dengan baik agar rapat bisa efektif, efisien, dan
singkat.

 

6. Batasi
Waktu

Kita tidak ingin ruang rapat yang pada umumnya terbatas, dan sirkulasinya
tertutup jadi tempat sekadar ngobrol. Upayakan tidak lebih dari setengah jam.

 

7. Sirkulasi
Ruangan

Manakala topiknya banyak, maka bagi rapat ke beberapa
kegiatan. Pastikan sirkulasi ruang pertemuan berjalan baik. Batasi kegiatan
rapat dan bicarakan hal yang jadi pokok di kegiatan rapat.

 

8. Pembicara
Boleh Lepas Masker

Manakala pembicara harus lepas masker, silahkan lepas
masker. Tapi tidak bergerak mendekati peserta rapat lain. Tetap berada di
tempatnya.

PARA pegawai
sudah mulai kembali bekerja tapi dengan adaptasi kebiasaan yang baru di tengah
pandemi Covid-19. Para pegawai di kantor diminta untuk mematuhi protokol
kesehatan, termasuk saat mengadakan pertemuan dengan klien, rapat, makan siang,
jam masuk kerja, hingga menjaga jarak dengan rekan kerja.

“Di sektor perkantoran, saat ini kegiatan sudah mulai
berjalan kembali. Kita harap tidak lagi berpikir seperti paradigma normal
sebelumnya. Namun kita ubah tetap waspada agar bagaimanapun juga kegiatan yang
kita laksanakan bukan hanya produktif tapi juga aman dari Covid-19,” kata Juru
Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Minggu
(19/7).

Selama di kantor, kata dia, para pegawai diminta
memperhatikan betul fasilitas yang digunakan bersama seperti lift, tangga, atau
tempat lain. Batasi kapasitasnya karena ini akan jadi sumber penularan yang
tidak kita sadari. Kemudian diminta untuk tidak makan dan minum atau menyajikan
hidangan saat mengadakan rapat.

Baca Juga :  Masyarakat Siap Songsong Pemimpin Perubahan, Ben-Ujang

“Agar tidak menyediakan makanan minuman di rapat, yang
kemungkinan membuat orang membuka masker. Dan memberikan ruang terjadinya
penularan jika salah satu peserta rapat itu terkonfirmasi postif tapi tanpa
gejala,” tukasnya.

“Ingat, mikro droplet itu bisa menular di udara relatif
lebih lama,” tambah Yurianto.

Lalu, bagaimana protokol kesehatan saat menggelar rapat?

 

1.
Perhatikan Kapasitas Ruangan

Pastikan kantor punya kapasitas ruang yang baik untuk
jaga jarak dengan baik. Jika pesertanya banyak, maka biarkan sebagian ikut
rapat secara daring.

 

2. Jangan
Ada yang Sakit

Jika akan digelar pertemuan fisik di kantor, pastikan
bahwa hanya dihadiri oleh orang-orang yang sehat. Pastikan kapasitas ruang itu
betul-betul bisa menjamin untuk jaga jarak.

 

3. Batasi
Presentasi

Materi rapat harus dibatasi yang penting saja. Presentasi
hanya dilakukan yang betul-betul penting saja, dan juga batasi waktunya.

Baca Juga :  Dinas PUPR Provinsi Ikut Memperbaiki

 

4. Jangan
Ada Sajian Makanan Minuman

Diupayakan tidak ada hidangan makan dan minum selama
rapat. Hilangkan kebiasaan sajikan makanan dan minuman di ruang rapat.

 

5. Gunakan
Masker

Semua tetap menggunakan masker tanpa ada kesempatan untuk
membuka masker. rencanakan dengan baik agar rapat bisa efektif, efisien, dan
singkat.

 

6. Batasi
Waktu

Kita tidak ingin ruang rapat yang pada umumnya terbatas, dan sirkulasinya
tertutup jadi tempat sekadar ngobrol. Upayakan tidak lebih dari setengah jam.

 

7. Sirkulasi
Ruangan

Manakala topiknya banyak, maka bagi rapat ke beberapa
kegiatan. Pastikan sirkulasi ruang pertemuan berjalan baik. Batasi kegiatan
rapat dan bicarakan hal yang jadi pokok di kegiatan rapat.

 

8. Pembicara
Boleh Lepas Masker

Manakala pembicara harus lepas masker, silahkan lepas
masker. Tapi tidak bergerak mendekati peserta rapat lain. Tetap berada di
tempatnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru