32.1 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Beredar Video Diduga Perkelahian Remaja di Kawasan Wisata Sungai Setongah, Lamandau

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Suasana Lebaran yang semestinya dipenuhi dengan kebahagiaan dan silaturahmi ternoda oleh insiden perkelahian antar remaja di kawasan wisata alam Sungai Setongah, Desa Kudangan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Rabu (2/4/2025)

Peristiwa yang terekam dalam video yang kini beredar luas ini, terjadi di tengah keramaian pengunjung wisata yang menikmati hiburan musik pada hari raya Idul Fitri.

Ribuan wisatawan, termasuk banyak remaja, memadati lokasi wisata Sungai Setongah saat kejadian tersebut berlangsung. Video yang beredar memperlihatkan keributan yang melibatkan beberapa remaja, dengan pukulan dan tendangan yang saling berbalasan.

Meskipun detail kronologi kejadian masih belum sepenuhnya jelas.  Informasi yang diperoleh dari warga setempat, Bayu, mengindikasikan bahwa perkelahian tersebut mungkin dipicu oleh kesalahpahaman diantara para remaja yang terlibat.

Baca Juga :  HeHa Ocean View: Salah Satu Spot Sunset yang Bisa Dikunjungi saat ke Yogyakarta

“Kelihatannya sih gara-gara salah paham, ditambah mungkin ada pengaruh minuman keras,” ujar Bayu, kepada Prokalteng.co, Rabu (2/4).

Pihak kepolisian setempat saat ini tengah mengamankan untuk mengungkap secara rinci kronologi kejadian dan mengidentifikasi para pelaku. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah korban dan tingkat keparahan luka yang dialami para remaja yang terlibat perkelahian.

Insiden ini menimbulkan keprihatinan mengingat lokasi kejadian merupakan destinasi wisata yang ramai dikunjungi, terutama saat hari raya seperti Lebaran.

Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan, serta menghindari konsumsi minuman keras, khususnya di tempat-tempat umum yang ramai pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat. Diharapkan dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.

Baca Juga :  Kaum Wanita Miliki Akses Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Langkah-langkah tersebut dapat berupa peningkatan pengawasan keamanan di lokasi-lokasi wisata, sosialisasi tentang ketertiban umum, dan kampanye anti minuman keras.

Kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi para remaja. Agar lebih bijak dalam menyelesaikan masalah dan menghindari tindakan kekerasan. (bib)

 

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Suasana Lebaran yang semestinya dipenuhi dengan kebahagiaan dan silaturahmi ternoda oleh insiden perkelahian antar remaja di kawasan wisata alam Sungai Setongah, Desa Kudangan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Rabu (2/4/2025)

Peristiwa yang terekam dalam video yang kini beredar luas ini, terjadi di tengah keramaian pengunjung wisata yang menikmati hiburan musik pada hari raya Idul Fitri.

Ribuan wisatawan, termasuk banyak remaja, memadati lokasi wisata Sungai Setongah saat kejadian tersebut berlangsung. Video yang beredar memperlihatkan keributan yang melibatkan beberapa remaja, dengan pukulan dan tendangan yang saling berbalasan.

Meskipun detail kronologi kejadian masih belum sepenuhnya jelas.  Informasi yang diperoleh dari warga setempat, Bayu, mengindikasikan bahwa perkelahian tersebut mungkin dipicu oleh kesalahpahaman diantara para remaja yang terlibat.

Baca Juga :  HeHa Ocean View: Salah Satu Spot Sunset yang Bisa Dikunjungi saat ke Yogyakarta

“Kelihatannya sih gara-gara salah paham, ditambah mungkin ada pengaruh minuman keras,” ujar Bayu, kepada Prokalteng.co, Rabu (2/4).

Pihak kepolisian setempat saat ini tengah mengamankan untuk mengungkap secara rinci kronologi kejadian dan mengidentifikasi para pelaku. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah korban dan tingkat keparahan luka yang dialami para remaja yang terlibat perkelahian.

Insiden ini menimbulkan keprihatinan mengingat lokasi kejadian merupakan destinasi wisata yang ramai dikunjungi, terutama saat hari raya seperti Lebaran.

Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan, serta menghindari konsumsi minuman keras, khususnya di tempat-tempat umum yang ramai pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat. Diharapkan dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.

Baca Juga :  Kaum Wanita Miliki Akses Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Langkah-langkah tersebut dapat berupa peningkatan pengawasan keamanan di lokasi-lokasi wisata, sosialisasi tentang ketertiban umum, dan kampanye anti minuman keras.

Kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi para remaja. Agar lebih bijak dalam menyelesaikan masalah dan menghindari tindakan kekerasan. (bib)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru