24.2 C
Jakarta
Monday, April 7, 2025

Orang Tua Harus Jeli Tentukan Game Tepat untuk Anak

SANGAT normal bagi anak-anak
untuk bermain game, baik pada jenis komputer dan seluler. Namun orang tua harus
jeli, hal tersebut mengingat tidak semua permainan atau game adalah sama.

Untuk itu, tulisan di sebuah
kotak permainan dan deskripsi online mengenai batasan usia bukanlah sebuah
informasi tanpa tujuan. Agar orang tua tahu, Kaspersky membeberkan tentang
bagaimana penentuan klasifikasi ini, apa saja alasan di baliknya, dan seberapa
ketat batasan tersebut dalam praktiknya.

Siapakah yang menetapkan
batasan usia untuk game video?

Terdapat sekitar dua lusin
sistem peringkat usia game video yang ada di seluruh dunia. Sebagian besar
negara Eropa, misalnya, mematuhi standar Pan European Game Information (PEGI),
dan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, penetapan batasan dilakukan oleh
Entertainment Software Rating Board (ESRB). Jerman, Rusia, Australia, dan
beberapa negara lain juga menggunakan berbagai sistem klasifikasi seperti RARS
untuk Rusia.

Lainnya, Jepang memiliki dua
lembaga yang berwenang: Computer Entertainment Rating Organization (CERO) dan
Ethi’cs Organization of Computer Software (EOCS). Untuk App Store pada Apple,
mereka menggunakan sistemnya sendiri.

Sementara itu, Google Play
mendukung berbagai standar regional, tetapi di sebagian besar negara menggunakan
sistem International Age Rating Coalition (IARC).

Dengan kata lain, terdapat
banyak peringkat game video yang berbeda, dan klasifikasi mana yang tepat untuk
dijadikan pedoman sepertinya bukan terdengar hal yang mudah. Kaspersky akan
kembali membahasnya, namun pertama mari kita cari tahu kategori umur apa dan
bagaimana menafsirkannya.

Bagaimana menafsirkan batasan
usia?

Sebagian besar sistem
menunjukkan usia minimum yang disarankan menggunakan nomor yang sesuai. Tetapi
tidak semua angka-angka ini dapat dipahami secara harfiah. Misalnya, peringkat
Rusia 0+ kira-kira sama dengan PEGI 3 (cocok untuk segala umur). Sementara itu,
sistem seperti ESRB menggunakan deskripsi alih-alih angka E atau Semua Orang
atau Everyone, T, Remaja atau Teenager, dan sebagainya, tetapi setiap deskripsi
sesuai dengan kelompok umur tertentu.

Baca Juga :  Syifa, Penyandang Disabilitas Peraih Summa Cum Laude

Dengan kata lain, tujuan dari
klasifikasi ini adalah untuk memberi tahu pembeli bahwa game tersebut mungkin
mengandung bahasa dewasa, adegan kekerasan, dan konten yang mungkin tidak
diinginkan lainnya.

Untuk membantu orang tua
memutuskan, selain batasan usia itu sendiri, banyak sistem menentukan mengapa
game mendapatkannya. Misalnya, ESRB menggunakan deskripsi verbal dari elemen
yang dapat menyebabkan pelanggaran. Di Eropa, Korea Selatan, dan Jepang, di
sisi lain, piktogram digunakan.

Dibeberapa daerah, peringkat
bersifat ‘memerlukan bimbingan (advisory)’ pada wilayah lain, mereka bersifat
jauh lebih ketat. Di banyak negara, misalnya, adalah sebuah pelanggaran hukum
untuk menjual game 18+ kepada anak di bawah umur.

Adapun mengapa batasan umur
bervariasi berdasarkan sistem peringkat hal tersebut lantaran setiap negara
berbeda memiliki definisi berbeda tentang apa yang termasuk konten tidak
pantas. Sebagai contoh, game multipemain DayZ dilanda beberapa pembatasan ritel
besar di Australia tahun lalu.

Alasannya adalah bahwa pemain
bisa mendapatkan bonus untuk penggunaan narkoba. Untuk dapat menembus toko-toko
di Australia, para pengembang merilis versi modifikasi permainan.

Ambil contoh lain game The
Sims. Game The Sims 4 adalah contoh permainan yang diberikan klasifikasi usia
yang berlawanan secara diametral pada berbagai negara dari yang paling biasa
(6+) hingga yang paling ketat (18+).

Sementara sebagian besar
sistem penilaian sepakat bahwa itu cocok untuk klasifikasi remaja. Di Rusia,
game tersebut diperuntukkan bagi orang dewasa karena permainan memungkinkan
pemain untuk menciptakan pasangan sesama jenis dan bertengkar dengan kerabat.
Sedangkan Jerman, misalnya, mengambil pandangan yang sama sekali berbeda,
regulator Jerman menganggap The Sims, tanpa adanya kekerasan yang realistis,
adalah cocok untuk orang yang lebih muda.

Situasi juga begitu beragam
pada permainan anak-anak. Sebagai contoh, Pokemon Sword dan Pokemon Shield
adalah cocok untuk anak-anak dari segala usia menurut ESRB, meskipun mengandung
kekerasan kartun. Tetapi di Eropa dan Rusia, itu dianggap sepenuhnya tidak
pantas untuk mata si kecil, PEGI menempatkannya diperingkat usia 7 dan RARS di
peringkat usia 6+.

Baca Juga :  DPMDes Kalteng Buka Bersama Anak Yatim

Bagaimana memilih game yang
tepat jntuk anak? Seperti yang sudah dibeberkan di atas, berbagai lembaga
penentu batasan usia masih jauh dari suara bulat ketika berbicara mengenai
klasifikasi game video. Namun bukan berarti Anda harus menolak sebuah judul
game hanya karena anak Anda berusia lebih muda dari yang ditunjukkan pada kotak
deskripsi aplikasi.

Akan lebih baik jika itu
terbentuk dari opini Anda berdasarkan beberapa pertimbangan. Tidak hanya
memperhatikan batasan usia, tetapi juga apa alasan sebuah game tersebut
dirilis.

Jika Anda tinggal di negara
yang tidak menyediakan konten dan informasi game dalam kotak deskripsi, carilah
secara online. Mengetahui tentang jenis permainannya akan membantu Anda untuk
memutuskan.

Bandingkan peringkat di negara
Anda dengan negara lain untuk gambaran yang lebih komprehensif. Ingatlah bahwa,
misalnya, kata-kata umpatan mungkin hilang dalam terjemahan, sehingga
memungkinkan permainan tersebut memiliki batasan usia lebih tinggi di
Negara-negara di mana pengucapan aslinya diucapkan dalam permainan.

Tontonlah trailer game di
YouTube atau pada situs web pengembang permainan. Baca atau menonton beberapa
ulasan online, Anda dapat menemukan blogger dan vloggers permainan video di
jejaring sosial apa pun. Itu biasanya cukup untuk mendapatkan gambaran yang
layak tentang seperti apa permainan tersebut.

Setelah pembelian, cobalah
untuk memainkannya bersama sang buah hati. Cari tahu bagaimana cara permainan
tersebut berjalan, dan bicarakan grafik, alur, serta dialog di dalamnya. Selalu
dampingi buah hati ketika mereka bermain online. Dengan begitu, Anda akan
mendapatkan gagasan yang jauh lebih baik tentang apakah itu pilihan yang tepat untuk
anak Anda, sekaligus mendapatkan waktu berkualitas bersama.

Dan, agar buah hati tidak
menghabiskan terlalu banyak waktu bermain gim, gunakan alat kontrol orangtua
untuk menetapkan batas waktu misalnya dengan aplikasi Kaspersky Safe Kids.
(jpc)

SANGAT normal bagi anak-anak
untuk bermain game, baik pada jenis komputer dan seluler. Namun orang tua harus
jeli, hal tersebut mengingat tidak semua permainan atau game adalah sama.

Untuk itu, tulisan di sebuah
kotak permainan dan deskripsi online mengenai batasan usia bukanlah sebuah
informasi tanpa tujuan. Agar orang tua tahu, Kaspersky membeberkan tentang
bagaimana penentuan klasifikasi ini, apa saja alasan di baliknya, dan seberapa
ketat batasan tersebut dalam praktiknya.

Siapakah yang menetapkan
batasan usia untuk game video?

Terdapat sekitar dua lusin
sistem peringkat usia game video yang ada di seluruh dunia. Sebagian besar
negara Eropa, misalnya, mematuhi standar Pan European Game Information (PEGI),
dan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, penetapan batasan dilakukan oleh
Entertainment Software Rating Board (ESRB). Jerman, Rusia, Australia, dan
beberapa negara lain juga menggunakan berbagai sistem klasifikasi seperti RARS
untuk Rusia.

Lainnya, Jepang memiliki dua
lembaga yang berwenang: Computer Entertainment Rating Organization (CERO) dan
Ethi’cs Organization of Computer Software (EOCS). Untuk App Store pada Apple,
mereka menggunakan sistemnya sendiri.

Sementara itu, Google Play
mendukung berbagai standar regional, tetapi di sebagian besar negara menggunakan
sistem International Age Rating Coalition (IARC).

Dengan kata lain, terdapat
banyak peringkat game video yang berbeda, dan klasifikasi mana yang tepat untuk
dijadikan pedoman sepertinya bukan terdengar hal yang mudah. Kaspersky akan
kembali membahasnya, namun pertama mari kita cari tahu kategori umur apa dan
bagaimana menafsirkannya.

Bagaimana menafsirkan batasan
usia?

Sebagian besar sistem
menunjukkan usia minimum yang disarankan menggunakan nomor yang sesuai. Tetapi
tidak semua angka-angka ini dapat dipahami secara harfiah. Misalnya, peringkat
Rusia 0+ kira-kira sama dengan PEGI 3 (cocok untuk segala umur). Sementara itu,
sistem seperti ESRB menggunakan deskripsi alih-alih angka E atau Semua Orang
atau Everyone, T, Remaja atau Teenager, dan sebagainya, tetapi setiap deskripsi
sesuai dengan kelompok umur tertentu.

Baca Juga :  Syifa, Penyandang Disabilitas Peraih Summa Cum Laude

Dengan kata lain, tujuan dari
klasifikasi ini adalah untuk memberi tahu pembeli bahwa game tersebut mungkin
mengandung bahasa dewasa, adegan kekerasan, dan konten yang mungkin tidak
diinginkan lainnya.

Untuk membantu orang tua
memutuskan, selain batasan usia itu sendiri, banyak sistem menentukan mengapa
game mendapatkannya. Misalnya, ESRB menggunakan deskripsi verbal dari elemen
yang dapat menyebabkan pelanggaran. Di Eropa, Korea Selatan, dan Jepang, di
sisi lain, piktogram digunakan.

Dibeberapa daerah, peringkat
bersifat ‘memerlukan bimbingan (advisory)’ pada wilayah lain, mereka bersifat
jauh lebih ketat. Di banyak negara, misalnya, adalah sebuah pelanggaran hukum
untuk menjual game 18+ kepada anak di bawah umur.

Adapun mengapa batasan umur
bervariasi berdasarkan sistem peringkat hal tersebut lantaran setiap negara
berbeda memiliki definisi berbeda tentang apa yang termasuk konten tidak
pantas. Sebagai contoh, game multipemain DayZ dilanda beberapa pembatasan ritel
besar di Australia tahun lalu.

Alasannya adalah bahwa pemain
bisa mendapatkan bonus untuk penggunaan narkoba. Untuk dapat menembus toko-toko
di Australia, para pengembang merilis versi modifikasi permainan.

Ambil contoh lain game The
Sims. Game The Sims 4 adalah contoh permainan yang diberikan klasifikasi usia
yang berlawanan secara diametral pada berbagai negara dari yang paling biasa
(6+) hingga yang paling ketat (18+).

Sementara sebagian besar
sistem penilaian sepakat bahwa itu cocok untuk klasifikasi remaja. Di Rusia,
game tersebut diperuntukkan bagi orang dewasa karena permainan memungkinkan
pemain untuk menciptakan pasangan sesama jenis dan bertengkar dengan kerabat.
Sedangkan Jerman, misalnya, mengambil pandangan yang sama sekali berbeda,
regulator Jerman menganggap The Sims, tanpa adanya kekerasan yang realistis,
adalah cocok untuk orang yang lebih muda.

Situasi juga begitu beragam
pada permainan anak-anak. Sebagai contoh, Pokemon Sword dan Pokemon Shield
adalah cocok untuk anak-anak dari segala usia menurut ESRB, meskipun mengandung
kekerasan kartun. Tetapi di Eropa dan Rusia, itu dianggap sepenuhnya tidak
pantas untuk mata si kecil, PEGI menempatkannya diperingkat usia 7 dan RARS di
peringkat usia 6+.

Baca Juga :  DPMDes Kalteng Buka Bersama Anak Yatim

Bagaimana memilih game yang
tepat jntuk anak? Seperti yang sudah dibeberkan di atas, berbagai lembaga
penentu batasan usia masih jauh dari suara bulat ketika berbicara mengenai
klasifikasi game video. Namun bukan berarti Anda harus menolak sebuah judul
game hanya karena anak Anda berusia lebih muda dari yang ditunjukkan pada kotak
deskripsi aplikasi.

Akan lebih baik jika itu
terbentuk dari opini Anda berdasarkan beberapa pertimbangan. Tidak hanya
memperhatikan batasan usia, tetapi juga apa alasan sebuah game tersebut
dirilis.

Jika Anda tinggal di negara
yang tidak menyediakan konten dan informasi game dalam kotak deskripsi, carilah
secara online. Mengetahui tentang jenis permainannya akan membantu Anda untuk
memutuskan.

Bandingkan peringkat di negara
Anda dengan negara lain untuk gambaran yang lebih komprehensif. Ingatlah bahwa,
misalnya, kata-kata umpatan mungkin hilang dalam terjemahan, sehingga
memungkinkan permainan tersebut memiliki batasan usia lebih tinggi di
Negara-negara di mana pengucapan aslinya diucapkan dalam permainan.

Tontonlah trailer game di
YouTube atau pada situs web pengembang permainan. Baca atau menonton beberapa
ulasan online, Anda dapat menemukan blogger dan vloggers permainan video di
jejaring sosial apa pun. Itu biasanya cukup untuk mendapatkan gambaran yang
layak tentang seperti apa permainan tersebut.

Setelah pembelian, cobalah
untuk memainkannya bersama sang buah hati. Cari tahu bagaimana cara permainan
tersebut berjalan, dan bicarakan grafik, alur, serta dialog di dalamnya. Selalu
dampingi buah hati ketika mereka bermain online. Dengan begitu, Anda akan
mendapatkan gagasan yang jauh lebih baik tentang apakah itu pilihan yang tepat untuk
anak Anda, sekaligus mendapatkan waktu berkualitas bersama.

Dan, agar buah hati tidak
menghabiskan terlalu banyak waktu bermain gim, gunakan alat kontrol orangtua
untuk menetapkan batas waktu misalnya dengan aplikasi Kaspersky Safe Kids.
(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru