Saat Katiman tiba di asrama, rumahnya ternyata sudah rata dengan tanah. Tidak ada satu pun harta benda yang berhasil ia selamatkan.
“Kurang tahu (soal harta benda yang selamat), mau ke dalam mencari kalau ada sisanya, belum tahu juga,” ucapnya pasrah.
Namun, di tengah kehilangan yang begitu besar, Katiman masih bisa bersyukur. “Alhamdulillah tidak ada (korban jiwa). Keluarga selamat semua,” tuturnya dengan nada lega.
Kisah Aprilia dan Katiman ini, sedikit contoh dari banyaknya korban kebakaran yang harus menerima kehilangan harta bendanya dalam sekejap. Mereka hanya bisa berharap bahwa kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan ada yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.(*)
Saat Katiman tiba di asrama, rumahnya ternyata sudah rata dengan tanah. Tidak ada satu pun harta benda yang berhasil ia selamatkan.
“Kurang tahu (soal harta benda yang selamat), mau ke dalam mencari kalau ada sisanya, belum tahu juga,” ucapnya pasrah.
Namun, di tengah kehilangan yang begitu besar, Katiman masih bisa bersyukur. “Alhamdulillah tidak ada (korban jiwa). Keluarga selamat semua,” tuturnya dengan nada lega.
Kisah Aprilia dan Katiman ini, sedikit contoh dari banyaknya korban kebakaran yang harus menerima kehilangan harta bendanya dalam sekejap. Mereka hanya bisa berharap bahwa kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan ada yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.(*)