Namun, di balik usahanya yang sederhana, Saini menyimpan kekhawatiran akan hilangnya budaya membuat mandau di masa depan. Minimnya minat penerus muda membuat jumlah pengrajin tradisional semakin berkurang dari tahun ke tahun.
“Sekarang sudah jarang anak muda yang mau belajar. Padahal ini budaya kita sendiri,” ujarnya.
Saini berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para pengrajin tradisional daerah, baik melalui promosi budaya, pelibatan dalam pameran, maupun bantuan pengembangan usaha.
“Harapan saya budaya ini jangan sampai hilang. Mudah-mudahan ada anak muda yang mau belajar, dan pemerintah juga bisa membantu memperkenalkan karya-karya budaya daerah,” ungkapnya.
Nah, bagi masyarakat yang ingin memesan mandau atau hasil kerajinan lainnya, dapat menghubungi M. Saini melalui nomor 0857-5415-7941. Dengan membeli karya pengrajin lokal, selain bisa mendapatkan hasil karya seni tradisional khas Dayak, juga dapat membantu menjaga warisan budaya di Tanah Borneo ini tidak lekang oleh waktu.(*)
Namun, di balik usahanya yang sederhana, Saini menyimpan kekhawatiran akan hilangnya budaya membuat mandau di masa depan. Minimnya minat penerus muda membuat jumlah pengrajin tradisional semakin berkurang dari tahun ke tahun.
“Sekarang sudah jarang anak muda yang mau belajar. Padahal ini budaya kita sendiri,” ujarnya.
Saini berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para pengrajin tradisional daerah, baik melalui promosi budaya, pelibatan dalam pameran, maupun bantuan pengembangan usaha.
“Harapan saya budaya ini jangan sampai hilang. Mudah-mudahan ada anak muda yang mau belajar, dan pemerintah juga bisa membantu memperkenalkan karya-karya budaya daerah,” ungkapnya.
Nah, bagi masyarakat yang ingin memesan mandau atau hasil kerajinan lainnya, dapat menghubungi M. Saini melalui nomor 0857-5415-7941. Dengan membeli karya pengrajin lokal, selain bisa mendapatkan hasil karya seni tradisional khas Dayak, juga dapat membantu menjaga warisan budaya di Tanah Borneo ini tidak lekang oleh waktu.(*)