BRILink Masuk Pangkalan Gas, Peluang Cuan Makin Terbuka

JAKARTA – Program BRILink dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kini menyasar pangkalan gas LPG. Skema ini membuka peluang cuan baru bagi pemilik usaha, sekaligus memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan tanpa harus ke bank.

Pangkalan gas yang selama ini identik dengan kebutuhan energi harian, kini bisa bertransformasi menjadi BRILink Agen. Artinya, selain jual gas, pemilik usaha juga bisa melayani berbagai transaksi keuangan seperti transfer, pembayaran tagihan, hingga tarik tunai.

Warga pun diuntungkan. Sambil beli gas, mereka bisa sekalian bayar listrik, cicilan, beli pulsa, top-up e-wallet, hingga setor tunai. Praktis, cepat, dan dekat dari rumah.

Bagi pemilik pangkalan, setiap transaksi memberi tambahan penghasilan dari fee. Usaha jadi lebih produktif tanpa perlu membuka lini bisnis baru dari nol.

Baca Juga :  UMKM Fashion Bandung Naik Kelas, BRI Dorong Tembus Pasar Internasional

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan BRILink bukan sekadar memperluas layanan keuangan, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.
“BRILink Agen jadi strategi BRI untuk mendekatkan layanan transaksi ke masyarakat. Selain memudahkan, ini juga membuka peluang usaha tambahan bagi UMKM, termasuk pangkalan gas, dan mendorong perputaran ekonomi di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80% desa di Indonesia. Dalam periode yang sama, BRILink melayani lebih dari 252 juta transaksi dengan total sales volume mencapai Rp420 triliun.

Capaian tersebut menegaskan peran BRILink sebagai jaringan layanan keuangan berbasis kemitraan yang makin dekat dengan masyarakat desa.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Sinergi BRI dan BPJS Kesehatan, Dorong Layanan JKN Lebih Baik

Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui bbri.id/gastobrilink.

Tags: BRILink, BRI, pangkalan gas, UMKM, inklusi keuangan

JAKARTA – Program BRILink dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kini menyasar pangkalan gas LPG. Skema ini membuka peluang cuan baru bagi pemilik usaha, sekaligus memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan tanpa harus ke bank.

Pangkalan gas yang selama ini identik dengan kebutuhan energi harian, kini bisa bertransformasi menjadi BRILink Agen. Artinya, selain jual gas, pemilik usaha juga bisa melayani berbagai transaksi keuangan seperti transfer, pembayaran tagihan, hingga tarik tunai.

Warga pun diuntungkan. Sambil beli gas, mereka bisa sekalian bayar listrik, cicilan, beli pulsa, top-up e-wallet, hingga setor tunai. Praktis, cepat, dan dekat dari rumah.

Electronic money exchangers listing

Bagi pemilik pangkalan, setiap transaksi memberi tambahan penghasilan dari fee. Usaha jadi lebih produktif tanpa perlu membuka lini bisnis baru dari nol.

Baca Juga :  UMKM Fashion Bandung Naik Kelas, BRI Dorong Tembus Pasar Internasional

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan BRILink bukan sekadar memperluas layanan keuangan, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.
“BRILink Agen jadi strategi BRI untuk mendekatkan layanan transaksi ke masyarakat. Selain memudahkan, ini juga membuka peluang usaha tambahan bagi UMKM, termasuk pangkalan gas, dan mendorong perputaran ekonomi di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80% desa di Indonesia. Dalam periode yang sama, BRILink melayani lebih dari 252 juta transaksi dengan total sales volume mencapai Rp420 triliun.

Capaian tersebut menegaskan peran BRILink sebagai jaringan layanan keuangan berbasis kemitraan yang makin dekat dengan masyarakat desa.

Baca Juga :  Sinergi BRI dan BPJS Kesehatan, Dorong Layanan JKN Lebih Baik

Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui bbri.id/gastobrilink.

Tags: BRILink, BRI, pangkalan gas, UMKM, inklusi keuangan

Terpopuler

Artikel Terbaru