29.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Pilkades Wujud Persatuan Membangun Desa

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pelaksanaan pemilihan kepala desa
(pilkades) serentak di 45 desa telah selesai digelar pada 18 Maret lalu. Wakil
Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau H Ahmad
Fadli Rahman mengapresiasi suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Meski pilkades tahun ini
dilaksanakan dengan di tengah pandemi Covid-19 dapat terlaksana dengan baik.
Berjalan lancar, aman dan tertib. Semua ini dapat terwujud berkat kerja sama
dan kerja keras semua pihak yang terlibat. Termasuk masyarakat. Keberhasilan ini
perlu kita apresiasi,” kata Fadli.

Menurut dia, pelaksanaan pilkades
serentak di tengah pandemi harus dilaksanakan secara cermat dengan
memperhatikan penerapan protokol kesehatan. “Karena semua pihak tidak ingin
adanya klaster dari kegiatan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Meski Sudah Ada Vaksinasi, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Politikus Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, dengan berakhirnya pesta demokrasi maka harus
kembali bersatu untuk mendukung pembangunan desa. “Hilangkan sekat yang
sebelumnya mungkin pernah ada karena perbedaan dukungan dan pilihan. Sekarang
harus kembali bersatu membangun desa,” pinta Fadli.

Menurut dia, perbedaan pilihan
dalam sebuah proses demokrasi itu merupakan hal yang wajar. “Dalam demokrasi
itu pasti ada perbedaan pandangan atau pendapat. Dan yang terpenting bagaimana
kita bisa menghormati perbedaan itu,” ucapnya.

Dia juga menambahkan, sebelumnya
Bupati Pulang Pisau juga menekankan agar semua kembali bersatu. Yang kalah bisa
mendukung pemenang untuk melaksanakan pembangunan dan yang menang dapat
merangkul yang kalah serta mengayomi semua.

Baca Juga :  Kajari Kunjungi DPRD Pulang Pisau

“Karena memang untuk membangun
suatu daerah ataupun desa harus ada kekompakan dan kebersamaan. Semua harus
bergandengan tangan. Jika semua bersatu untuk mewujudkan itu, maka kemajuan
pembangunan desa niscaya akan terwujud,” kata dia.

Dia menambahkan, dalam sebuah
proses pembangunan memang perlu adanya kontrol. “Kontrol atau pengawasan juga
sangat penting. Jadi saat ada yang kurang tepat bisa diingatkan. Namun dalam
melakukan kontrol itu jangan seolah-olah mencari-cari kesalahan,” tandasnya.

PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pelaksanaan pemilihan kepala desa
(pilkades) serentak di 45 desa telah selesai digelar pada 18 Maret lalu. Wakil
Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau H Ahmad
Fadli Rahman mengapresiasi suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Meski pilkades tahun ini
dilaksanakan dengan di tengah pandemi Covid-19 dapat terlaksana dengan baik.
Berjalan lancar, aman dan tertib. Semua ini dapat terwujud berkat kerja sama
dan kerja keras semua pihak yang terlibat. Termasuk masyarakat. Keberhasilan ini
perlu kita apresiasi,” kata Fadli.

Menurut dia, pelaksanaan pilkades
serentak di tengah pandemi harus dilaksanakan secara cermat dengan
memperhatikan penerapan protokol kesehatan. “Karena semua pihak tidak ingin
adanya klaster dari kegiatan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Meski Sudah Ada Vaksinasi, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Politikus Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, dengan berakhirnya pesta demokrasi maka harus
kembali bersatu untuk mendukung pembangunan desa. “Hilangkan sekat yang
sebelumnya mungkin pernah ada karena perbedaan dukungan dan pilihan. Sekarang
harus kembali bersatu membangun desa,” pinta Fadli.

Menurut dia, perbedaan pilihan
dalam sebuah proses demokrasi itu merupakan hal yang wajar. “Dalam demokrasi
itu pasti ada perbedaan pandangan atau pendapat. Dan yang terpenting bagaimana
kita bisa menghormati perbedaan itu,” ucapnya.

Dia juga menambahkan, sebelumnya
Bupati Pulang Pisau juga menekankan agar semua kembali bersatu. Yang kalah bisa
mendukung pemenang untuk melaksanakan pembangunan dan yang menang dapat
merangkul yang kalah serta mengayomi semua.

Baca Juga :  Kajari Kunjungi DPRD Pulang Pisau

“Karena memang untuk membangun
suatu daerah ataupun desa harus ada kekompakan dan kebersamaan. Semua harus
bergandengan tangan. Jika semua bersatu untuk mewujudkan itu, maka kemajuan
pembangunan desa niscaya akan terwujud,” kata dia.

Dia menambahkan, dalam sebuah
proses pembangunan memang perlu adanya kontrol. “Kontrol atau pengawasan juga
sangat penting. Jadi saat ada yang kurang tepat bisa diingatkan. Namun dalam
melakukan kontrol itu jangan seolah-olah mencari-cari kesalahan,” tandasnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru