PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Wengga Febri Dwi Tananda. Menekankan pentingnya revitalisasi cagar budaya sebagai langkah untuk melestarikan warisan sejarah dan meningkatkan pariwisata daerah.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya akan memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah.Wengga Febri menyatakan bahwa Kalteng memiliki banyak cagar budaya yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah masyarakat setempat.
“Revitalisasi cagar budaya sangat penting agar generasi mendatang bisa memahami dan merasakan langsung nilai-nilai sejarah yang ada. Selain itu, ini juga membuka peluang untuk menarik wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya Kalteng,” ujarnya, baru-baru ini.
Dia menyebutkan bahwa revitalisasi tidak hanya sekedar memperbaiki bangunan atau situs, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam pelestariannya.
“Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, ikut serta dalam menjaga dan memelihara cagar budaya ini. Mereka perlu diajarkan pentingnya sejarah dan bagaimana cara menjaga situs-situs ini agar tetap lestari,” tambahnya.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kalteng ini, menilai bahwa revitalisasi cagar budaya bisa menjadi peluang besar dalam pengembangan sektor pariwisata di Kalteng.
“Dengan memperkenalkan cagar budaya yang terawat dan terjaga, kami yakin dapat menarik wisatawan. Ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang berada di sekitar lokasi cagar budaya,” jelasnya.
“Kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap hal ini, dengan mengalokasikan anggaran yang memadai dan melibatkan berbagai pihak dalam perencanaan dan pelaksanaannya,” ungkapnya.
Wengga menekankan, revitalisasi cagar budaya bukan hanya tentang aspek fisik, tetapi juga melibatkan pelestarian nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. “Kami ingin agar masyarakat Kalteng semakin bangga dengan warisan budaya mereka. Ini adalah upaya jangka panjang yang akan memberi dampak positif bagi keberlanjutan budaya dan ekonomi daerah,” tutupnya. (hfz)