Reses di Tumbang Telaken, Fasilitas Adat hingga UMKM Jadi Sorotan

GUNUNG MAS, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh, melaksanakan reses perseorangan pada 5–12 April 2026.

Dalam kunjungannya ke Desa Tumbang Telaken, Kabupaten Gunung Mas, berbagai aspirasi masyarakat mencuat, mulai dari penguatan kelembagaan adat hingga kebutuhan fasilitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi warga.

Kegiatan reses di Desa Tumbang Telaken dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas di lingkungan mereka.

Salah satu aspirasi datang dari unsur kelembagaan adat yang mengusulkan dukungan fasilitas operasional.

Selama ini, kegiatan lembaga adat masih berjalan secara swadaya, padahal perannya cukup vital dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.

Meskipun kantor adat telah tersedia dan berdekatan dengan kantor lurah, pemanfaatannya belum maksimal karena keterbatasan sarana pendukung seperti komputer dan printer.

Selain itu, warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait peristiwa kebakaran yang terjadi pada tahun 2024 lalu dan menghanguskan beberapa rumah. Untuk meningkatkan keamanan lingkungan, masyarakat mengusulkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pasokan Air Bersih di Kalteng Perlu Jadi Perhatian

Dari sisi pemberdayaan ekonomi, kalangan ibu-ibu mengusulkan bantuan bibit ikan serta peralatan produksi kue seperti oven, kompor, dan mixer guna mendukung usaha rumahan.

Aspirasi lain yang turut disampaikan adalah pembangunan pagar dan fasilitas WC untuk TK Dharma Wanita, sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan anak-anak. Di samping itu, kekurangan tenaga pengajar juga menjadi perhatian yang diharapkan dapat segera diatasi.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Faridawaty Darland Atjeh menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Reses ini menjadi momen penting bagi kami untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Apa yang disampaikan akan kami tindak lanjuti dan perjuangkan,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (14/4).

Baca Juga :  Kebutuhan Petani di Pelosok Perlu Perhatian Pemerintah

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalteng ini menambahkan, penguatan kelembagaan adat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi perhatian penting karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Kelembagaan adat memiliki peran strategis dalam menjaga kearifan lokal dan menyelesaikan persoalan di masyarakat. Begitu juga dengan pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi ibu-ibu, perlu terus didorong agar meningkatkan pendapatan keluarga,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Faridawaty yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini juga memberikan bantuan pribadi yang dijadwalkan terealisasi pada Mei 2026. Bantuan tersebut meliputi laptop dan printer untuk kantor Damang Adat, printer dan dispenser untuk kantor kelurahan, serta oven, kompor, dan bibit ikan untuk kelompok ibu-ibu di Tumbang Telaken.(hfz)

 

GUNUNG MAS, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh, melaksanakan reses perseorangan pada 5–12 April 2026.

Dalam kunjungannya ke Desa Tumbang Telaken, Kabupaten Gunung Mas, berbagai aspirasi masyarakat mencuat, mulai dari penguatan kelembagaan adat hingga kebutuhan fasilitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi warga.

Kegiatan reses di Desa Tumbang Telaken dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas di lingkungan mereka.

Electronic money exchangers listing

Salah satu aspirasi datang dari unsur kelembagaan adat yang mengusulkan dukungan fasilitas operasional.

Selama ini, kegiatan lembaga adat masih berjalan secara swadaya, padahal perannya cukup vital dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.

Meskipun kantor adat telah tersedia dan berdekatan dengan kantor lurah, pemanfaatannya belum maksimal karena keterbatasan sarana pendukung seperti komputer dan printer.

Selain itu, warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait peristiwa kebakaran yang terjadi pada tahun 2024 lalu dan menghanguskan beberapa rumah. Untuk meningkatkan keamanan lingkungan, masyarakat mengusulkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Baca Juga :  Pasokan Air Bersih di Kalteng Perlu Jadi Perhatian

Dari sisi pemberdayaan ekonomi, kalangan ibu-ibu mengusulkan bantuan bibit ikan serta peralatan produksi kue seperti oven, kompor, dan mixer guna mendukung usaha rumahan.

Aspirasi lain yang turut disampaikan adalah pembangunan pagar dan fasilitas WC untuk TK Dharma Wanita, sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan anak-anak. Di samping itu, kekurangan tenaga pengajar juga menjadi perhatian yang diharapkan dapat segera diatasi.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Faridawaty Darland Atjeh menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Reses ini menjadi momen penting bagi kami untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Apa yang disampaikan akan kami tindak lanjuti dan perjuangkan,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (14/4).

Baca Juga :  Kebutuhan Petani di Pelosok Perlu Perhatian Pemerintah

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalteng ini menambahkan, penguatan kelembagaan adat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi perhatian penting karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Kelembagaan adat memiliki peran strategis dalam menjaga kearifan lokal dan menyelesaikan persoalan di masyarakat. Begitu juga dengan pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi ibu-ibu, perlu terus didorong agar meningkatkan pendapatan keluarga,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Faridawaty yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini juga memberikan bantuan pribadi yang dijadwalkan terealisasi pada Mei 2026. Bantuan tersebut meliputi laptop dan printer untuk kantor Damang Adat, printer dan dispenser untuk kantor kelurahan, serta oven, kompor, dan bibit ikan untuk kelompok ibu-ibu di Tumbang Telaken.(hfz)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru