25.6 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Dewan Kalteng Ingatkan Kelayakan Infrastruktur di Wilayah Pelosok Kalteng

PALANGKARAYA,PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kalteng, Alexius Esliter berharap kepada pemda untuk dapat lebih memperhatikan kelayakan infrastruktur yang ada di wilayah pelosok Kalteng ini. Hingga sekarang masih banyak wilayah pelosok yang memiliki infarstruktur jalan dan jembatan tidak layak bahkan tidak ada sama sekali dan terisolasi, seperti halnya di wilayah Dapil Kalteng II meliputi Kotim dan Seruyan.

“Saya rasa di era sekarang ini, keberadaan jalan dan jembatan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang harus bisa dipenuhi, karena memang dengan adanya infrastruktur itu akan memberikan dampak positif pada sektor lainnya juga,” ucapnya, baru-baru ini.

Menurutnya, apabila jalan dan jembatan dibangun dengan layak menuju wilayah-wilayah pelosok maka pembangunan sektor lainnya juga akan lebih cepat misalnya jaringan listrik, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Virus Korona Ganggu Ekspor Kalteng

“Wilayah dikatakan tertinggal, itu karena pembangunannya sangat minim bahkan hampir tidak ada, ini karena disebabkan berbagai hal seperti tidak adanya infrastruktur yang layak. Oleh sebab itu pemda agar lebih menggencarkan pembangunan di pelosok,” tuturnya.

Dia mencontohkan, sepeti halnya di Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim. Di wilayah desa tersebut jalan maupun jembatan banyak yang tidak layak atau mengalami kerusakan, sehingga hal ini perlu mendapat perhatian dari pemda.

“Ketika kita reses disana, hal tersebut jadi aspirasi yang disampaikan masyarakat. Mereka ingin jalan-jalan yang ada di desa itu mendapat penanganan atau perhatian pemda, sehingga aktivitas mereka pun bisa berjalan lancar terutama perekonomian,” tandasnya. (hfz/pri)

Baca Juga :  Usai Didemo, Ketua DPRD Kalteng Pastikan Cari Solusi Terkait Permasalahan Ini

PALANGKARAYA,PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kalteng, Alexius Esliter berharap kepada pemda untuk dapat lebih memperhatikan kelayakan infrastruktur yang ada di wilayah pelosok Kalteng ini. Hingga sekarang masih banyak wilayah pelosok yang memiliki infarstruktur jalan dan jembatan tidak layak bahkan tidak ada sama sekali dan terisolasi, seperti halnya di wilayah Dapil Kalteng II meliputi Kotim dan Seruyan.

“Saya rasa di era sekarang ini, keberadaan jalan dan jembatan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang harus bisa dipenuhi, karena memang dengan adanya infrastruktur itu akan memberikan dampak positif pada sektor lainnya juga,” ucapnya, baru-baru ini.

Menurutnya, apabila jalan dan jembatan dibangun dengan layak menuju wilayah-wilayah pelosok maka pembangunan sektor lainnya juga akan lebih cepat misalnya jaringan listrik, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Virus Korona Ganggu Ekspor Kalteng

“Wilayah dikatakan tertinggal, itu karena pembangunannya sangat minim bahkan hampir tidak ada, ini karena disebabkan berbagai hal seperti tidak adanya infrastruktur yang layak. Oleh sebab itu pemda agar lebih menggencarkan pembangunan di pelosok,” tuturnya.

Dia mencontohkan, sepeti halnya di Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim. Di wilayah desa tersebut jalan maupun jembatan banyak yang tidak layak atau mengalami kerusakan, sehingga hal ini perlu mendapat perhatian dari pemda.

“Ketika kita reses disana, hal tersebut jadi aspirasi yang disampaikan masyarakat. Mereka ingin jalan-jalan yang ada di desa itu mendapat penanganan atau perhatian pemda, sehingga aktivitas mereka pun bisa berjalan lancar terutama perekonomian,” tandasnya. (hfz/pri)

Baca Juga :  Usai Didemo, Ketua DPRD Kalteng Pastikan Cari Solusi Terkait Permasalahan Ini

Terpopuler

Artikel Terbaru