DPRD Kalteng Soroti Jalan Nasional DAS Barito, Minta Segera Diperbaiki

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kondisi jalan nasional di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng Sirajul Rahman.

DPRD Kalteng meminta Balai Jalan Nasional dan pemerintah pusat segera melakukan perbaikan menyeluruh, mengingat kerusakan yang dinilai cukup parah dan membahayakan pengguna jalan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalteng ini mengungkapkan, kerusakan jalan terjadi di sejumlah wilayah mulai dari Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, hingga Murung Raya. Selain itu, kondisinya yang sempit, banyaknya ruas jalan mengalami kerusakan, terutama pada jalur dari Muara Teweh, menuju Puruk Cahu.

“Mulai dari Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, hingga Murung Raya itu jalan Negara. Relatif sempit dan rusak, banyak masalah, terutama dari Muara Teweh ke Murung Raya itu rusak jalannya,” ujarnya, Senin (7/4) dilansir dari Kalteng Pos.

Baca Juga :  Pembangunan SDM di Kalteng Butuh Perencanaan Matang

Anggota DPRD Kalteng Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, dan Murung Raya ini menambahkan, titik kerusakan yang terparah berada di ruas Kilometer 52 menuju Puruk Cahu.Kondisi di kawasan tersebut dinilai sangat memperihatinkan dan rawan kecelakaan.

Tak hanya jalan, Sirajul juga menyoroti kondisi jembatan yang mulai mengalami kerusakan, salah satunya di wilayah Bitan. Ia menyebut, jembatan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan dan bahkan tergenang air.

“Jembatan di Bitan itu sudah mulai rusak, berair juga,” imbuhnya.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, ia menyinggung belum ada kelanjutan pembangunan jalan Nasional pada ruas dari Sungai Hanyu menuju Puruk Cahu.

Sirajul berharap, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kelanjutan pembangunan tersebut.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Soroti Infrastruktur dan Ekonomi, Dorong Pemerintah Maksimalkan Anggaran

“Harapannya kepada balai dan pemerintah pusat untuk memperhatikan jalan itu. Ini aset kita, kalau sudah dibangun tapi terbengkalai kan sayang” ucapnya.

Sirajul berharap, meskipun saat ini terdapat kebijakan efisiensi anggaran, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas. Komisi IV meminta agar penganggaran dapat segera dilakukan, baik tahun ini maupun tahun depan. ”

Kita berharap mulai tahun ini dan tahun depan itu dipikirkan untukmenganggarkannya, agar pembangunan bisa ditindaklanjuti sampai selesai,” pungkasnya. (afa/kpg)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kondisi jalan nasional di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng Sirajul Rahman.

DPRD Kalteng meminta Balai Jalan Nasional dan pemerintah pusat segera melakukan perbaikan menyeluruh, mengingat kerusakan yang dinilai cukup parah dan membahayakan pengguna jalan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalteng ini mengungkapkan, kerusakan jalan terjadi di sejumlah wilayah mulai dari Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, hingga Murung Raya. Selain itu, kondisinya yang sempit, banyaknya ruas jalan mengalami kerusakan, terutama pada jalur dari Muara Teweh, menuju Puruk Cahu.

Electronic money exchangers listing

“Mulai dari Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, hingga Murung Raya itu jalan Negara. Relatif sempit dan rusak, banyak masalah, terutama dari Muara Teweh ke Murung Raya itu rusak jalannya,” ujarnya, Senin (7/4) dilansir dari Kalteng Pos.

Baca Juga :  Pembangunan SDM di Kalteng Butuh Perencanaan Matang

Anggota DPRD Kalteng Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, dan Murung Raya ini menambahkan, titik kerusakan yang terparah berada di ruas Kilometer 52 menuju Puruk Cahu.Kondisi di kawasan tersebut dinilai sangat memperihatinkan dan rawan kecelakaan.

Tak hanya jalan, Sirajul juga menyoroti kondisi jembatan yang mulai mengalami kerusakan, salah satunya di wilayah Bitan. Ia menyebut, jembatan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan dan bahkan tergenang air.

“Jembatan di Bitan itu sudah mulai rusak, berair juga,” imbuhnya.

Selain itu, ia menyinggung belum ada kelanjutan pembangunan jalan Nasional pada ruas dari Sungai Hanyu menuju Puruk Cahu.

Sirajul berharap, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kelanjutan pembangunan tersebut.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Soroti Infrastruktur dan Ekonomi, Dorong Pemerintah Maksimalkan Anggaran

“Harapannya kepada balai dan pemerintah pusat untuk memperhatikan jalan itu. Ini aset kita, kalau sudah dibangun tapi terbengkalai kan sayang” ucapnya.

Sirajul berharap, meskipun saat ini terdapat kebijakan efisiensi anggaran, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas. Komisi IV meminta agar penganggaran dapat segera dilakukan, baik tahun ini maupun tahun depan. ”

Kita berharap mulai tahun ini dan tahun depan itu dipikirkan untukmenganggarkannya, agar pembangunan bisa ditindaklanjuti sampai selesai,” pungkasnya. (afa/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru