Kabut Asap Palangka Raya, DPRD Minta Akses Medis Warga Terjamin

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, meminta pemerintah kota (Pemko) menjamin kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi warga kurang mampu di tengah pekatnya kabut asap yang menurunkan kualitas udara.

Ia menegaskan, kendala biaya pengobatan maupun hambatan administrasi jaminan kesehatan tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat yang memerlukan pertolongan darurat akibat gangguan pernapasan.

“Jangan sampai masyarakat kurang mampu kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan saat sakit. Pemerintah harus hadir untuk memastikan mereka mendapatkan pertolongan dan penanganan medis yang dibutuhkan,” ujar Arif, Sabtu (24/10/2026).

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Palangka Raya ini mengapresiasi respons cepat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya yang turun langsung menangani warga sakit di Jalan Tingang Ujung pada Kamis (22/10/2026). Langkah jemput bola semacam ini dinilai sangat krusial bagi warga yang kesulitan mendatangi fasilitas medis secara mandiri.

Baca Juga :  Perlu Edukasi dan Kebijakan Jelas untuk Atasi Sampah Event Skala Besar

Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, H. Riduan, menegaskan pihaknya siap mengantar jemput warga miskin yang sakit menuju rumah sakit rujukan agar segera memperoleh penanganan rawat inap maupun pemeriksaan intensif.

“Langkah ini perlu terus dilakukan agar masyarakat yang membutuhkan bantuan segera ditangani. Pelayanan kesehatan harus menjangkau masyarakat hingga ke lapangan, terutama mereka yang membutuhkan perhatian pemerintah,” kata Riduan.

Guna menekan risiko komplikasi pernapasan warga, Dinkes Kota Palangka Raya juga mengoperasikan empat unit mobil oksigen keliling. Armada tersebut menyisir berbagai wilayah rentan, membentang dari Kelurahan Tangkiling hingga Kelurahan Kalampangan.

Electronic money exchangers listing

Arif berharap fasilitas mobil oksigen tersebut dioptimalkan secara berkala demi menjangkau kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak selama paparan kabut asap masih berlangsung di Palangka Raya.(jef)

Baca Juga :  Warga Marang Minta Dana Aspirasi Untuk Bangun Tempat Ibadah

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, meminta pemerintah kota (Pemko) menjamin kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi warga kurang mampu di tengah pekatnya kabut asap yang menurunkan kualitas udara.

Ia menegaskan, kendala biaya pengobatan maupun hambatan administrasi jaminan kesehatan tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat yang memerlukan pertolongan darurat akibat gangguan pernapasan.

“Jangan sampai masyarakat kurang mampu kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan saat sakit. Pemerintah harus hadir untuk memastikan mereka mendapatkan pertolongan dan penanganan medis yang dibutuhkan,” ujar Arif, Sabtu (24/10/2026).

Electronic money exchangers listing

Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Palangka Raya ini mengapresiasi respons cepat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya yang turun langsung menangani warga sakit di Jalan Tingang Ujung pada Kamis (22/10/2026). Langkah jemput bola semacam ini dinilai sangat krusial bagi warga yang kesulitan mendatangi fasilitas medis secara mandiri.

Baca Juga :  Perlu Edukasi dan Kebijakan Jelas untuk Atasi Sampah Event Skala Besar

Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, H. Riduan, menegaskan pihaknya siap mengantar jemput warga miskin yang sakit menuju rumah sakit rujukan agar segera memperoleh penanganan rawat inap maupun pemeriksaan intensif.

“Langkah ini perlu terus dilakukan agar masyarakat yang membutuhkan bantuan segera ditangani. Pelayanan kesehatan harus menjangkau masyarakat hingga ke lapangan, terutama mereka yang membutuhkan perhatian pemerintah,” kata Riduan.

Guna menekan risiko komplikasi pernapasan warga, Dinkes Kota Palangka Raya juga mengoperasikan empat unit mobil oksigen keliling. Armada tersebut menyisir berbagai wilayah rentan, membentang dari Kelurahan Tangkiling hingga Kelurahan Kalampangan.

Arif berharap fasilitas mobil oksigen tersebut dioptimalkan secara berkala demi menjangkau kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak selama paparan kabut asap masih berlangsung di Palangka Raya.(jef)

Baca Juga :  Warga Marang Minta Dana Aspirasi Untuk Bangun Tempat Ibadah

Terpopuler

Artikel Terbaru