25.6 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Tetap Waspada dengan Modus Give Away, Arisan Online dan Investasi Bodong

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Nenie Adriati Lambung mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk kembali waspada terhadap penipuan berkedok give away (undian berhadiah), arisan online, investasi bodong dan sebagainya.

“Terlebih lagi, hati-hati jika diminta untuk klik sebuah link dari akun yang tidak terpercaya, karena dikhawatirkan justru data keuangan kamu yang akan disadap,”ucapnya.

Politisi PDI-Perjuangan ini mengungkapkan modus tindak kejahatan siber (menggunakan teknologi) saat ini  sedang marak terjadi. Oleh sebab itu, masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan apa yang ditampilkan media online.

“Bukannya meraup untung malah  buntung entar,”katanya.

Selain itu, Nenie mengingatkan apabila menerima pesan dari nomor atau akun sosial media yang tidak dikenal, yang memberikan iming-iming hadiah, maka bisa cek terlebih dahulu kebenarannya. Apakah hadiah tersebut, benar-benar legal dan valid atau hanya sebagai modus penipuan saja.

Baca Juga :  Alhamdulilah, Perhelatan UCI MTB Elimininator World Cup Dipastikan Siap

“Ciri-ciri penipuan online, misalnya meminta uang terlebih dahulu untuk pembayaran ini itu, lalu meminta data yang sifatnya pribadi. Pemilik akun sering berganti-ganti nama dan identitas. Apabila sudah menaruh kecurigaan, masyarakat harus waspada akan hal itu,”ujarnya.






Reporter: Marini

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Nenie Adriati Lambung mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk kembali waspada terhadap penipuan berkedok give away (undian berhadiah), arisan online, investasi bodong dan sebagainya.

“Terlebih lagi, hati-hati jika diminta untuk klik sebuah link dari akun yang tidak terpercaya, karena dikhawatirkan justru data keuangan kamu yang akan disadap,”ucapnya.

Politisi PDI-Perjuangan ini mengungkapkan modus tindak kejahatan siber (menggunakan teknologi) saat ini  sedang marak terjadi. Oleh sebab itu, masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan apa yang ditampilkan media online.

“Bukannya meraup untung malah  buntung entar,”katanya.

Selain itu, Nenie mengingatkan apabila menerima pesan dari nomor atau akun sosial media yang tidak dikenal, yang memberikan iming-iming hadiah, maka bisa cek terlebih dahulu kebenarannya. Apakah hadiah tersebut, benar-benar legal dan valid atau hanya sebagai modus penipuan saja.

Baca Juga :  Alhamdulilah, Perhelatan UCI MTB Elimininator World Cup Dipastikan Siap

“Ciri-ciri penipuan online, misalnya meminta uang terlebih dahulu untuk pembayaran ini itu, lalu meminta data yang sifatnya pribadi. Pemilik akun sering berganti-ganti nama dan identitas. Apabila sudah menaruh kecurigaan, masyarakat harus waspada akan hal itu,”ujarnya.






Reporter: Marini

Terpopuler

Artikel Terbaru