PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Puluhan sekolah negeri di Kota Palangka Raya telah diusulkan ke kementerian pusat untuk mendapatkan program revitalisasi bangunan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, mengungkapkan, proses pengusulan revitalisasi tersebut telah berjalan, namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dan persetujuan (ACC) dari pemerintah pusat terkait sekolah mana saja yang lolos verifikasi.
“Status revitalisasi ini kita masih menunggu ACC dari pusat. Mekanismenya memang diusulkan oleh dinas terkait ke kementerian. Jika dicek secara sistem, usulannya memang sudah masuk, namun untuk keputusan penerima revitalisasi tahun ini kita belum memantau mana saja yang disetujui,” ujar Dede kepada Prokalteng, Selasa (14/7/2026).
Ia menyebutkan, pada tahap awal pemerintah daerah sebenarnya mengusulkan seluruh sekolah agar bisa mendapatkan perbaikan fisik. Namun, setelah melalui tahap pengecekan dan penyaringan kriteria, terdapat sekitar 20 lebih sekolah yang masuk dalam daftar usulan utama.
Dalam proses penilaian kelayakan teknis, pemerintah menggandeng Universitas Palangka Raya (UPR) sebagai tim pengkaji.
“Ada kriteria pengecekan dari Universitas Palangka Raya sebagai tim teknis yang mengkaji kelayakan menerima program revitalisasi. Begitu ada pengajuan dari Dinas Pendidikan, tim pusat atau tim teknis turun melakukan pengecekan,” ujarnya
Dede menyebut, tim ahli dari universitas tersebut bertugas melakukan survei langsung ke lapangan untuk menilai tingkat kerusakan bangunan sekolah yang diajukan.
“Salah satu syarat utamanya, kalau tidak salah, minimal harus ada kerusakan fisik sebesar 15 persen dari total bangunan sekolah,” jelasnya.
Namun menurutnya sejauh ini Komisi III DPRD belum menerima laporan pasti mengenai daftar final sekolah yang akan direvitalisasi dalam waktu dekat.
“Kami belum tahu pasti sekolah-sekolah mana saja yang sudah ditentukan mendapat revitalisasi. Nanti kami akan coba tanyakan dan koordinasikan lebih lanjut ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan,” pungkasnya.
Pembenahan infrastruktur sekolah ini, diharapkan dapat segera terealisasi guna menunjang kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar bagi para siswa dan tenaga pendidik di ibu kota Kalteng tersebut. (her)


