28.7 C
Jakarta
Friday, March 13, 2026

DPRD Palangka Raya Dorong Penguatan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin di Banjarmasin guna mempelajari sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di sana pada Selasa (10/3/2026).

Nenie menjelaskan, kunjungan ini dilakukan sebagai upaya menggali referensi serta inovasi yang dapat diterapkan di Palangka Raya dalam rangka meningkatkan sistem pengelolaan sampah.

“Kunjungan kerja ini kami lakukan untuk mempelajari secara langsung bagaimana pengelolaan sampah yang diterapkan di Kota Banjarmasin,” ujar Nenie saat dikonfirmasi pada Jumat (13/3)

Menurutnya, dengan jumlah penduduk sekitar 600 ribu jiwa, Kota Banjarmasin setiap hari menghasilkan ratusan ton sampah. Sehingga kondisi ini menuntut adanya sistem pengelolaan yang efektif serta dukungan dari masyarakat.

Baca Juga :  Lindungi Ekosistem, DPRD Palangka Raya Dorong Pengawasan Perairan

Lebih lanjut, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Palangka Raya ini menjelaskan, pemerintah setempat mendorong partisipasi warga secara aktif dalam pengelolaan sampah melalui penyediaan depo sampah di sejumlah titik.

“Di sana pemerintahnya mengajak masyarakat secara langsung untuk mengelola sampah dengan membuat depo sampah di berbagai titik,” katanya.

Melalui sistem tersebut, masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, baik sampah organik maupun anorganik. Cara tersebut dinilai efektif mempermudah proses pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Electronic money exchangers listing

“Artinya kesadaran masyarakat di sana terhadap pengelolaan sampah yang baik sudah sangat bagus,” ucapnya.

Di sisi lain, Nenie menilai pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya sejauh ini sudah berjalan cukup baik. Hal itu terlihat dari tersedianya lebih dari 20 depo sampah yang telah disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung sistem penanganan sampah.

Baca Juga :  DPRD Desak Usut SKT di Tanah Wakaf Muhammadiyah

Kunjungan kerja tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai inovasi dari daerah lain guna memperkuat sistem pengelolaan sampah di Palangka Raya.

“Melalui kunjungan kerja ini kami ingin menggali lagi berbagai inovasi dari daerah lain agar pengelolaan sampah di Palangka Raya bisa terus ditingkatkan,” tandasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin di Banjarmasin guna mempelajari sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di sana pada Selasa (10/3/2026).

Nenie menjelaskan, kunjungan ini dilakukan sebagai upaya menggali referensi serta inovasi yang dapat diterapkan di Palangka Raya dalam rangka meningkatkan sistem pengelolaan sampah.

“Kunjungan kerja ini kami lakukan untuk mempelajari secara langsung bagaimana pengelolaan sampah yang diterapkan di Kota Banjarmasin,” ujar Nenie saat dikonfirmasi pada Jumat (13/3)

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, dengan jumlah penduduk sekitar 600 ribu jiwa, Kota Banjarmasin setiap hari menghasilkan ratusan ton sampah. Sehingga kondisi ini menuntut adanya sistem pengelolaan yang efektif serta dukungan dari masyarakat.

Baca Juga :  Lindungi Ekosistem, DPRD Palangka Raya Dorong Pengawasan Perairan

Lebih lanjut, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Palangka Raya ini menjelaskan, pemerintah setempat mendorong partisipasi warga secara aktif dalam pengelolaan sampah melalui penyediaan depo sampah di sejumlah titik.

“Di sana pemerintahnya mengajak masyarakat secara langsung untuk mengelola sampah dengan membuat depo sampah di berbagai titik,” katanya.

Melalui sistem tersebut, masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, baik sampah organik maupun anorganik. Cara tersebut dinilai efektif mempermudah proses pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Artinya kesadaran masyarakat di sana terhadap pengelolaan sampah yang baik sudah sangat bagus,” ucapnya.

Di sisi lain, Nenie menilai pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya sejauh ini sudah berjalan cukup baik. Hal itu terlihat dari tersedianya lebih dari 20 depo sampah yang telah disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung sistem penanganan sampah.

Baca Juga :  DPRD Desak Usut SKT di Tanah Wakaf Muhammadiyah

Kunjungan kerja tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai inovasi dari daerah lain guna memperkuat sistem pengelolaan sampah di Palangka Raya.

“Melalui kunjungan kerja ini kami ingin menggali lagi berbagai inovasi dari daerah lain agar pengelolaan sampah di Palangka Raya bisa terus ditingkatkan,” tandasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/