alexametrics
24.3 C
Palangkaraya
Thursday, August 11, 2022

Memasuki Musim Hujan, Dinkes Diminta Maksimalkan Sosialisi Pencegahan

PALANGKA RAYAMemasuki musim hujan
kasus
penyakit demam berdarah dengue (DBD) dipastikan meningkat hampir di seluruh
wilayah di Indonesia, dan tak terkecuali di Kota Palangka Raya.

Penyakit ini menyerang siapa saja dan tak
mengenal usia, baik itu anak-anak, remaja, maupun dewasa. Keterbatasan vaksin
membuat penyakit DBD semakin marak terjadi, sehingga yang bisa dilakukan
hanyalah dengan usaha pencegahan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya
Riduanto mengatakan
,  agar Dinas Kesehatan (Dinkes)
memaksimalkan sosialisasi pencegahan penularan DBD di Kota Palangka Raya ini
kepada masyarakat.

“Kami terus mendorong
dan berkoordinasi kepada Dinkes untuk selalu senantiasa mengadakan sosialisasi
dan penyuluhan bahayanya penyakit DBD kepada masyarakat
,”
tegasnya, kemarin.

Baca Juga :  Lakukan Kunker, Komisi C DPRD Palangka Raya Gandeng Disbudparpora Meni

Menurutnya, setelah melewati musim
kemarau yang disertai kabut asap musim lalu, maka
di musim hujan ini pun
pihaknya menyadari betul akan dampak serta bahayanya peningkatan kasus penyakit
yang
ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini.

“Terkait hal itu kami sejak awal telah
sampaikan ke Dinkes untuk mengantisipasi adanya musim hujan dan dampaknya yakni
DBD. Kita akui  juga rutinintas yang kita
alami hampir setiap tahun
dan kita sudah terus menerus mengantisipasinya,” ungkap Riduanto.

Riduanto
mengatakan,
dengan
berbagai sumber daya serta fasilitas pusat layanan kesehatan yang tersebar di
kelurahan dan kecamatan se Kota Cantik, tentunya akan mampu menjangkau
masyarakat yang memerlukan hingga
sampai
kepelosok.(*pra/ari)

Baca Juga :  PNS dan Pimpinannya Harus Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

PALANGKA RAYAMemasuki musim hujan
kasus
penyakit demam berdarah dengue (DBD) dipastikan meningkat hampir di seluruh
wilayah di Indonesia, dan tak terkecuali di Kota Palangka Raya.

Penyakit ini menyerang siapa saja dan tak
mengenal usia, baik itu anak-anak, remaja, maupun dewasa. Keterbatasan vaksin
membuat penyakit DBD semakin marak terjadi, sehingga yang bisa dilakukan
hanyalah dengan usaha pencegahan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya
Riduanto mengatakan
,  agar Dinas Kesehatan (Dinkes)
memaksimalkan sosialisasi pencegahan penularan DBD di Kota Palangka Raya ini
kepada masyarakat.

“Kami terus mendorong
dan berkoordinasi kepada Dinkes untuk selalu senantiasa mengadakan sosialisasi
dan penyuluhan bahayanya penyakit DBD kepada masyarakat
,”
tegasnya, kemarin.

Baca Juga :  Peran Perempuan Membangun Ketahanan Ekonomi Sudah Dirasakan Dampaknya

Menurutnya, setelah melewati musim
kemarau yang disertai kabut asap musim lalu, maka
di musim hujan ini pun
pihaknya menyadari betul akan dampak serta bahayanya peningkatan kasus penyakit
yang
ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini.

“Terkait hal itu kami sejak awal telah
sampaikan ke Dinkes untuk mengantisipasi adanya musim hujan dan dampaknya yakni
DBD. Kita akui  juga rutinintas yang kita
alami hampir setiap tahun
dan kita sudah terus menerus mengantisipasinya,” ungkap Riduanto.

Riduanto
mengatakan,
dengan
berbagai sumber daya serta fasilitas pusat layanan kesehatan yang tersebar di
kelurahan dan kecamatan se Kota Cantik, tentunya akan mampu menjangkau
masyarakat yang memerlukan hingga
sampai
kepelosok.(*pra/ari)

Baca Juga :  PNS dan Pimpinannya Harus Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Most Read

Artikel Terbaru

/