Cuaca Ekstrem Mulai Mengancam, DPRD Minta Warga Waspada dan Siaga

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring kondisi cuaca yang mulai memasuki masa transisi menuju musim kemarau.

Cuaca yang semakin panas dan berkurangnya intensitas hujan dinilai berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari gangguan kesehatan hingga ancaman kebakaran lahan dan permukiman.

Menurut Arif, berdasarkan informasi BMKG, sebagian wilayah telah memasuki musim kemarau, sementara sebagian lainnya masih berada dalam masa peralihan. Kondisi tersebut ditandai dengan suhu udara yang lebih tinggi dibandingkan biasanya.

“Berdasarkan informasi BMKG, sebagian wilayah sudah memasuki musim kemarau dan sebagian lainnya sedang berada dalam masa transisi. Kondisi ini ditandai dengan cuaca yang lebih panas dan berkurangnya intensitas hujan. Karena itu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jangan Sampai Terjadi Permainan Uang Saat PPDB

Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih dan mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia juga diminta mendapat perhatian lebih karena lebih mudah terdampak cuaca panas.

Selain itu, Arif meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan yang berdekatan dengan lahan kosong maupun vegetasi kering.

“Jangan membakar sampah sembarangan, jangan membuka lahan dengan cara dibakar, dan pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar tidak terjadi kebakaran yang merugikan banyak pihak,” katanya.

Electronic money exchangers listing

Ia juga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau melalui sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan wilayah rawan kebakaran, serta kesiapsiagaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Waspada Karhutla, Kota Palangkaraya Alami Kekeringan Sangat Tinggi

“Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan kesehatan selama masa transisi menuju musim kemarau ini. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, kita dapat meminimalkan berbagai risiko yang mungkin terjadi,” tutupnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring kondisi cuaca yang mulai memasuki masa transisi menuju musim kemarau.

Cuaca yang semakin panas dan berkurangnya intensitas hujan dinilai berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari gangguan kesehatan hingga ancaman kebakaran lahan dan permukiman.

Menurut Arif, berdasarkan informasi BMKG, sebagian wilayah telah memasuki musim kemarau, sementara sebagian lainnya masih berada dalam masa peralihan. Kondisi tersebut ditandai dengan suhu udara yang lebih tinggi dibandingkan biasanya.

Electronic money exchangers listing

“Berdasarkan informasi BMKG, sebagian wilayah sudah memasuki musim kemarau dan sebagian lainnya sedang berada dalam masa transisi. Kondisi ini ditandai dengan cuaca yang lebih panas dan berkurangnya intensitas hujan. Karena itu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jangan Sampai Terjadi Permainan Uang Saat PPDB

Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih dan mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia juga diminta mendapat perhatian lebih karena lebih mudah terdampak cuaca panas.

Selain itu, Arif meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan yang berdekatan dengan lahan kosong maupun vegetasi kering.

“Jangan membakar sampah sembarangan, jangan membuka lahan dengan cara dibakar, dan pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar tidak terjadi kebakaran yang merugikan banyak pihak,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau melalui sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan wilayah rawan kebakaran, serta kesiapsiagaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

Baca Juga :  Waspada Karhutla, Kota Palangkaraya Alami Kekeringan Sangat Tinggi

“Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan kesehatan selama masa transisi menuju musim kemarau ini. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, kita dapat meminimalkan berbagai risiko yang mungkin terjadi,” tutupnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru