32.4 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Program Pangan Murah Dinilai Bantu Masyarakat

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO-Ketua DPRD Murung Raya (Mura) Doni mengapresiasi Pemkab setempat melalui Dinas Ketahanan Pangan yang sudah memberikan perhatiannya kepada kalangan masyarakat, di saat nilai jual beli bahan pangan sedang tidak stabil.

Legislator PDIP ini menyebutkan, program pangan murah ini sangat membantu masyarakat ketika dalam kondisi harga pangan yang sedang tidak stabil saat ini.

Menurut Doni, disebut tidak stabil itu dalam konteks barangnya tersedia namun daya beli konsumen rendah atau sebaliknya daya beli konsumen tinggi, sementara ketersediaan barangnya yang tidak tersedia.

“Saya mengapresiasi Pemkab Murung Raya yang sudah memberikan perhatiannya kepada masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan Program Pangan Murah ini,“ kata Doni, Selasa (17/10).

Baca Juga :  Hindari Pergaulan Bebas, Arahkan Anak Berolahraga

Dia menambahkan, ketersediaan barang itu bisa saja tergantung dari faktor Supply dan Pemintaan yang merupakan indikator yang menjadi penentu atas eksistensi nilai harga barang dan jasa dalam dunia perekonomian.

“Suplai dalam konteks jumlah keseluruhan barang yang akan dijual/ditawarkan pelaku usaha dan Demand ( Permintaan konsumen ) merupakan dua faktor yang tidak terpisahkan menjadi penentu harga barang dan jasa dalam dunia perekonomian,” imbuhnya.

Dia berharap ketersediaan barang yang dijual atau ditawarkan (suplai) oleh pelaku usaha (produsen) harus seimbang dengan besarnya permintaan konsumen (demand), salah satu di antaranya tidak boleh mengalami kebermasalahan. (dad/ans/kpg/hnd)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO-Ketua DPRD Murung Raya (Mura) Doni mengapresiasi Pemkab setempat melalui Dinas Ketahanan Pangan yang sudah memberikan perhatiannya kepada kalangan masyarakat, di saat nilai jual beli bahan pangan sedang tidak stabil.

Legislator PDIP ini menyebutkan, program pangan murah ini sangat membantu masyarakat ketika dalam kondisi harga pangan yang sedang tidak stabil saat ini.

Menurut Doni, disebut tidak stabil itu dalam konteks barangnya tersedia namun daya beli konsumen rendah atau sebaliknya daya beli konsumen tinggi, sementara ketersediaan barangnya yang tidak tersedia.

“Saya mengapresiasi Pemkab Murung Raya yang sudah memberikan perhatiannya kepada masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan Program Pangan Murah ini,“ kata Doni, Selasa (17/10).

Baca Juga :  Hindari Pergaulan Bebas, Arahkan Anak Berolahraga

Dia menambahkan, ketersediaan barang itu bisa saja tergantung dari faktor Supply dan Pemintaan yang merupakan indikator yang menjadi penentu atas eksistensi nilai harga barang dan jasa dalam dunia perekonomian.

“Suplai dalam konteks jumlah keseluruhan barang yang akan dijual/ditawarkan pelaku usaha dan Demand ( Permintaan konsumen ) merupakan dua faktor yang tidak terpisahkan menjadi penentu harga barang dan jasa dalam dunia perekonomian,” imbuhnya.

Dia berharap ketersediaan barang yang dijual atau ditawarkan (suplai) oleh pelaku usaha (produsen) harus seimbang dengan besarnya permintaan konsumen (demand), salah satu di antaranya tidak boleh mengalami kebermasalahan. (dad/ans/kpg/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru