
Lita Norfiana
PURUK CAHU,PROKALTENG.CO– Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Lita Norfiana mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama memasuki musim kemarau yang meningkatkan potensi munculnya titik api.
Lita Norfiana mengatakan pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun petugas di lapangan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan sekaligus mencegah kebakaran meluas.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah karhutla. Jangan melakukan pembakaran lahan sembarangan, karena api bisa dengan cepat menyebar ketika kondisi lahan kering,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di sekitar kawasan hutan, perkebunan, lahan kosong, dan permukiman yang memiliki vegetasi kering.
Lita juga mengingatkan masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar lahan agar memastikan tidak meninggalkan sumber api yang dapat memicu kebakaran. Apabila menemukan titik api, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin.
“Kalau melihat adanya titik api, segera laporkan kepada pemerintah desa, BPBD, atau petugas terkait. Jangan menunggu api membesar, karena penanganan sejak dini akan lebih mudah,” katanya.
Selain berdampak terhadap lingkungan, karhutla juga dapat menimbulkan kabut asap yang berpengaruh terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama.
Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait terus memperkuat sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla dan cara pencegahannya. Pengawasan di wilayah yang rawan kebakaran juga dinilai perlu ditingkatkan selama musim kemarau.
“Kita ingin Murung Raya tetap aman dari karhutla. Mari jaga lingkungan bersama, karena pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab kita semua,” pungkas Lita.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla di Kabupaten Murung Raya dapat diminimalkan sehingga lingkungan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat kebakaran maupun kabut asap.(pan)
213 pejabat Barsel dilantik, dengan disiplin dan kinerja menjadi perhatian untuk memperkuat pelayanan publik.
Anggota DPRD Murung Raya Ahmad Maulana mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah terjadinya…
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan seiring meningkatnya…
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran mengungkapkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi…
Indikasi adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran hebat yang melanda gedung kosong bekas Sekolah Guru…
Tahun 2018 menjadi titik balik yang mengubah seluruh jalan hidup Indrawati. Perempuan berusia 50 tahun…