PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Murung Raya, Mariyanto, meminta pemerintah daerah agar memaksimalkan pelaksanaan program pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah pelosok.
Pasalnya, hingga kini masih banyak desa di Kalimantan Tengah yang minim sentuhan pembangunan dan bahkan terisolasi akibat belum tersedianya infrastruktur darat seperti jalan dan jembatan.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan aspirasi yang diterima, kondisi tersebut masih banyak dikeluhkan masyarakat.
“Dalam aspirasi selama ini banyak mendapat informasi bahwa masih banyak desa yang minim sentuhan pembangunan. Kita minta ini agar bisa menjadi prioritas perhatian,”ujarnya, Selasa (6/1).
Mariyanto menilai pembangunan di Murung Raya secara umum sudah menunjukkan kemajuan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan di wilayah pelosok masih belum optimal.
Ia mencontohkan sejumlah kebutuhan dasar yang belum terpenuhi di desa-desa terpencil.
“Misalnya saja tidak adanya jalan dan jembatan, jaringan listrik, sarana kesehatan dan pendidikan yang tidak memadai dan lain-lain. Sering kali kita menerima aspirasi seperti itu dari masyarakat,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Mariyanto berharap pembangunan di wilayah pedesaan dapat menjadi prioritas utama sesuai aspirasi masyarakat, sehingga pemerataan pembangunan benar-benar terwujud dan manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh.(pan)
PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Murung Raya, Mariyanto, meminta pemerintah daerah agar memaksimalkan pelaksanaan program pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah pelosok.
Pasalnya, hingga kini masih banyak desa di Kalimantan Tengah yang minim sentuhan pembangunan dan bahkan terisolasi akibat belum tersedianya infrastruktur darat seperti jalan dan jembatan.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan aspirasi yang diterima, kondisi tersebut masih banyak dikeluhkan masyarakat.
“Dalam aspirasi selama ini banyak mendapat informasi bahwa masih banyak desa yang minim sentuhan pembangunan. Kita minta ini agar bisa menjadi prioritas perhatian,”ujarnya, Selasa (6/1).
Mariyanto menilai pembangunan di Murung Raya secara umum sudah menunjukkan kemajuan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan di wilayah pelosok masih belum optimal.
Ia mencontohkan sejumlah kebutuhan dasar yang belum terpenuhi di desa-desa terpencil.
“Misalnya saja tidak adanya jalan dan jembatan, jaringan listrik, sarana kesehatan dan pendidikan yang tidak memadai dan lain-lain. Sering kali kita menerima aspirasi seperti itu dari masyarakat,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Mariyanto berharap pembangunan di wilayah pedesaan dapat menjadi prioritas utama sesuai aspirasi masyarakat, sehingga pemerataan pembangunan benar-benar terwujud dan manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh.(pan)