alexametrics
24.8 C
Palangkaraya
Thursday, August 18, 2022

Tekan Pernikahan Dini Perlu Keterlibatan Semua Pihak

PURUK CAHU–Salah satu pemicu
angka kemiskinan di Kabupaten Murung Raya (Mura) adalah pernikahan dini,
khususnya yang terjadi di daerah pedalaman.

Menanggapi hal ini, Wakil
Ketua Komisi A DPRD Mura, Tuti Marheni mengatakan dalam penanganan masalah
tersebut tentu harus ada keterlibatan seluruh pihak. Baik itu peran Pemkab
Mura, tokoh agama, tokoh adat hingga orang tua.

“Kami sejauh terus mendukung
dengan langkah yang diambil Pemkab Mura melalui sosialisasi kepada masyarakat
terkait pernikahan dini. Masyarakat yang hadir di sosialisasi tersebut pun
diminta ikut menyosialisasikannya kembali ke yang lain, agar mengetahui
dampaknya,” ujar Tuti, Jumat (1/2).

Dikatakan, keterlibatan
seluruh pihak menjadi landasan penting yang harus dilakukan. Selain itu juga
dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Bahkan, juga
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Mura Apresiasi Lomba Kegiatan Islami di Muara Untu

Sebelumnya, Bupati Mura Perdie
M Yoseph mengaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kesulitan dalam mengatasi
jumlah kemiskinan yang terus terjadi di Mura yang menjadi salah satu faktor
penyebabnya pernikahan dini terjadi. Perdie mengharapkan peran orang tua agar
selalu waspada mengawasi pergaulan anaknya guna mencegah pernikahan di usia
dini tersebut.

“Bila terjadi perkawinan usia
dini itu sangat berpotensi mewariskan kemiskinan, terjadinya kekerasan dalam
rumah tangga, anak akan putus sekolah dan beberapa dampak negatif lainnya,”
tandasnya. (dad/ila)

PURUK CAHU–Salah satu pemicu
angka kemiskinan di Kabupaten Murung Raya (Mura) adalah pernikahan dini,
khususnya yang terjadi di daerah pedalaman.

Menanggapi hal ini, Wakil
Ketua Komisi A DPRD Mura, Tuti Marheni mengatakan dalam penanganan masalah
tersebut tentu harus ada keterlibatan seluruh pihak. Baik itu peran Pemkab
Mura, tokoh agama, tokoh adat hingga orang tua.

“Kami sejauh terus mendukung
dengan langkah yang diambil Pemkab Mura melalui sosialisasi kepada masyarakat
terkait pernikahan dini. Masyarakat yang hadir di sosialisasi tersebut pun
diminta ikut menyosialisasikannya kembali ke yang lain, agar mengetahui
dampaknya,” ujar Tuti, Jumat (1/2).

Dikatakan, keterlibatan
seluruh pihak menjadi landasan penting yang harus dilakukan. Selain itu juga
dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Bahkan, juga
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Fraksi PAN Dorong Pemkab Mura Segera Salurkan Bantuan Banjir

Sebelumnya, Bupati Mura Perdie
M Yoseph mengaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kesulitan dalam mengatasi
jumlah kemiskinan yang terus terjadi di Mura yang menjadi salah satu faktor
penyebabnya pernikahan dini terjadi. Perdie mengharapkan peran orang tua agar
selalu waspada mengawasi pergaulan anaknya guna mencegah pernikahan di usia
dini tersebut.

“Bila terjadi perkawinan usia
dini itu sangat berpotensi mewariskan kemiskinan, terjadinya kekerasan dalam
rumah tangga, anak akan putus sekolah dan beberapa dampak negatif lainnya,”
tandasnya. (dad/ila)

Most Read

Artikel Terbaru

Merdeka Kepundungan

Momen HUT RI, Bangkit dari Keterpurukan

Gangguan Kesenangan

/