28.7 C
Palangkaraya
Thursday, June 1, 2023

Dewan Minta Usut Tuntas Pengrusakan Pot Bunga

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Sejumlah pot bunga hiasĀ  berukuran besar yang berada di atas trotoar Jalan A.Yani mulai di depan bangunan Pasar Mentaya hingga Puskemas Ketapang I pada Kamis (18/8) mengalami kerusakan. Rusaknya pot bunga tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang hingga saat ini masih diselidiki siapa pelakunya.

Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah meminta kejadian perusakan pot bunga hias itu harus diusut tuntas, hal itu tidak bisa dibiarkan karena yang dirusak itu adalah aset daerah yang dibeli menggunakan uang rakyat, Jangan sampai kejadian seperti ini akan terulang karena tidak ada tindakan.

“Kami minta aparat kepolisian mengusut tuntas siapa pelakunya, hal ini jangan di anggap biasa, karena itu merupakan aset daerah, maka jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi di kemudian hari,” kata Rinskon Fabiansyah Jumat (19/8).

Baca Juga :  Tunggakan Capai Rp3 Miliar, Dewan Pertanyakan Kinerja PDAM

Menurutnya perusakan itu diduga disengaja karena jumlah pot bunga besar yang rusak cukup banyak hingga mencapai puluhan buah serta kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah, maka dari itu pihaknya meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengusut tuntas siapa pelaku perusakan aset daerah tersebut.

“Kami sangat menyayangkan tindakan orang tidak bertanggung jawab tersebut, harusnya keberadaan pot bunga besar itu dapat dijaga dengan baik, karena selama ini adanya potongan bunga itu untuk memperindah trotoar jalan,” ujar Riskon.

Politisi muda Partai Golkar ini juga mengatakan kalau nanti ditemukan dan diketahui pelakunya, dan pelaku tersebut melakukan secara sengaja maka hukum harus ditegakkan karena telah merusak aset daerah. Berbeda halnya kalau yang melakukan adalah orang yang kondisi mentalnya tergangu yang memang tidak bisa diproses hukum.

Baca Juga :  Dewan Soroti Infrastruktur Kawasan Ekonomi

“Tapi kalau pelakunya waras dan dengan sengaja melakukan pengrusakan aset milik daerah, maka harus diproses secara aturan hukum yang berlaku,” ucap Riskon.(bah)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Sejumlah pot bunga hiasĀ  berukuran besar yang berada di atas trotoar Jalan A.Yani mulai di depan bangunan Pasar Mentaya hingga Puskemas Ketapang I pada Kamis (18/8) mengalami kerusakan. Rusaknya pot bunga tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang hingga saat ini masih diselidiki siapa pelakunya.

Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah meminta kejadian perusakan pot bunga hias itu harus diusut tuntas, hal itu tidak bisa dibiarkan karena yang dirusak itu adalah aset daerah yang dibeli menggunakan uang rakyat, Jangan sampai kejadian seperti ini akan terulang karena tidak ada tindakan.

“Kami minta aparat kepolisian mengusut tuntas siapa pelakunya, hal ini jangan di anggap biasa, karena itu merupakan aset daerah, maka jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi di kemudian hari,” kata Rinskon Fabiansyah Jumat (19/8).

Baca Juga :  Potensi UMKM Lokal Bagus, Produknya Berkualitas

Menurutnya perusakan itu diduga disengaja karena jumlah pot bunga besar yang rusak cukup banyak hingga mencapai puluhan buah serta kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah, maka dari itu pihaknya meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengusut tuntas siapa pelaku perusakan aset daerah tersebut.

“Kami sangat menyayangkan tindakan orang tidak bertanggung jawab tersebut, harusnya keberadaan pot bunga besar itu dapat dijaga dengan baik, karena selama ini adanya potongan bunga itu untuk memperindah trotoar jalan,” ujar Riskon.

Politisi muda Partai Golkar ini juga mengatakan kalau nanti ditemukan dan diketahui pelakunya, dan pelaku tersebut melakukan secara sengaja maka hukum harus ditegakkan karena telah merusak aset daerah. Berbeda halnya kalau yang melakukan adalah orang yang kondisi mentalnya tergangu yang memang tidak bisa diproses hukum.

Baca Juga :  Tunggakan Capai Rp3 Miliar, Dewan Pertanyakan Kinerja PDAM

“Tapi kalau pelakunya waras dan dengan sengaja melakukan pengrusakan aset milik daerah, maka harus diproses secara aturan hukum yang berlaku,” ucap Riskon.(bah)

Most Read

Artikel Terbaru