29.1 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024
spot_img

SOPD Harus Bisa Berinovasi untuk Menggali PAD

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta untuk fokus dan kreatif dalam hal menggali pendapatan asli daerah (PAD), Jangan hanya menunggu dana bagi hasil dari Provinsi, maupun dari pusat.

“Kami meminta semua SOPD fokus bekerja terutama instansi yang berkiatan dengan peningkatan pendapatan daerah jangan hanya menunggu dana bagi hasil dari Provinsi, tetapi bagaimana caranya daerah punya inovasi kreatif yang mampu mendatangkan PAD buat daerah,” ujar Anggota  Komisi I DPRD Kotim Hendra Sia, Jumat  (4/11)

Dirinya juga mengatakan PAD Kabupaten Kotim di harapkan tahun 2023 nanti bisa lebih meningkat dari tahun ketahun jangan hanya menunggu anggaran dari pusat semata melainkan bagaimana caranya daerah bisa lebih mandiri, maka dari itu setiap SOPD dapat mengoptimalkan target yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  Benahi Jaringan Listrik yang Membahayakan Keselamatan Warga

“Sejauh ini target yang ditetapkan oleh pemerintah belum sepenuhnya tergarap maksimal, sehingga perlu adanya peningkatan jangan sampai disia-siakan potensi yang bisa menghasilkan lebih, karena semua kembali untuk kepentingan masyarakat,” ucap Hendra Sia.

Politisi Partai Perindo ini juga mengatakan kalau PAD Kabupaten Kotim tinggi maka Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) juga bisa meningkat sesuai pendapatannya, semua itu bisa dilakukan dengan menegakan aturan daerah yang inplementasinya bisa mendatangkan PAD misalnya saja perda walet yang saat ini penegakannya masih kurang.

“Perda walet hanya salah satu contoh saja banyak sektor lain yang bisa dikembangkan oleh daerah melalui penegakan perda yang pasti nya bisa menarik PAD Kabupaten Kotim,  pemerintah mesti melakukan evaluasi terhadap besaran capaian PAD masing-masing SOPD, sehingga bisa menjadi acuan SOPD mana yang dianggap berprestasi,” sampai Hendra Sia

Baca Juga :  Ketua DPRD Apresiasi Presiden

Dirinya juga menambahkan SOPD harus bisa berinovasi untuk menggali PAD yang baru, mengingat masih banyak sektor yang belum tergarap dan ini juga harus ada ketegasan, terutama bagi perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit yang enggan membayar kontribusi bagi daerah.

“Semua harus peduli dengan daerah. Karena bila PAD besar akan berpengaruh besar juga terhadap pembangunan di daerah. Kita juga berharap, ada keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan PAD, untuk mendukung realisasi APBD pada tahun 2023 mendatang,” pungkasnya.(bah)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta untuk fokus dan kreatif dalam hal menggali pendapatan asli daerah (PAD), Jangan hanya menunggu dana bagi hasil dari Provinsi, maupun dari pusat.

“Kami meminta semua SOPD fokus bekerja terutama instansi yang berkiatan dengan peningkatan pendapatan daerah jangan hanya menunggu dana bagi hasil dari Provinsi, tetapi bagaimana caranya daerah punya inovasi kreatif yang mampu mendatangkan PAD buat daerah,” ujar Anggota  Komisi I DPRD Kotim Hendra Sia, Jumat  (4/11)

Dirinya juga mengatakan PAD Kabupaten Kotim di harapkan tahun 2023 nanti bisa lebih meningkat dari tahun ketahun jangan hanya menunggu anggaran dari pusat semata melainkan bagaimana caranya daerah bisa lebih mandiri, maka dari itu setiap SOPD dapat mengoptimalkan target yang sudah ditentukan.

Baca Juga :  Benahi Jaringan Listrik yang Membahayakan Keselamatan Warga

“Sejauh ini target yang ditetapkan oleh pemerintah belum sepenuhnya tergarap maksimal, sehingga perlu adanya peningkatan jangan sampai disia-siakan potensi yang bisa menghasilkan lebih, karena semua kembali untuk kepentingan masyarakat,” ucap Hendra Sia.

Politisi Partai Perindo ini juga mengatakan kalau PAD Kabupaten Kotim tinggi maka Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) juga bisa meningkat sesuai pendapatannya, semua itu bisa dilakukan dengan menegakan aturan daerah yang inplementasinya bisa mendatangkan PAD misalnya saja perda walet yang saat ini penegakannya masih kurang.

“Perda walet hanya salah satu contoh saja banyak sektor lain yang bisa dikembangkan oleh daerah melalui penegakan perda yang pasti nya bisa menarik PAD Kabupaten Kotim,  pemerintah mesti melakukan evaluasi terhadap besaran capaian PAD masing-masing SOPD, sehingga bisa menjadi acuan SOPD mana yang dianggap berprestasi,” sampai Hendra Sia

Baca Juga :  Ketua DPRD Apresiasi Presiden

Dirinya juga menambahkan SOPD harus bisa berinovasi untuk menggali PAD yang baru, mengingat masih banyak sektor yang belum tergarap dan ini juga harus ada ketegasan, terutama bagi perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit yang enggan membayar kontribusi bagi daerah.

“Semua harus peduli dengan daerah. Karena bila PAD besar akan berpengaruh besar juga terhadap pembangunan di daerah. Kita juga berharap, ada keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan PAD, untuk mendukung realisasi APBD pada tahun 2023 mendatang,” pungkasnya.(bah)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru