21.6 C
Palangkaraya
Wednesday, September 27, 2023

Temui Aksi Demo, Dewan Siap Sampaikan Tuntutan Mahasiswa

KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuala Kapuas menggelar aksi damai di Bundaran Raja Bunu Jalan Tambun Bungai Kota Kuala Kapuas, Senin (11/4/2022).

Dalam aksi ini para mahasiswa ditemui langsung oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, H. Abdurahman Amur dan H. Rosihan Anwar untuk menerima berkas tuntutan dari mahasiswa.

“Kita menemui adik-adik mahasiswa dan menerima surat pernyataan sikap tuntutannya. Tentu kita respon, karena kita adalah wakil rakyat,”ucap H. Abdurahman Amur.

Politisi Partai Golkar ini, mengapresiasi para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan baik dan damai, karena itu penting. Terkait tuntutan para mahasiswa, katanya, seharusnya memang pemerintah dapat menstabilkan harga. Dirinya pun berharap itu bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas.

Baca Juga :  Proyek Jalan Dadahup di Kapuas Dipertanyakan

“Apa yang disuarakan mahasiswa akan disampaikan kepada unsur pimpinan dan didiskusikan supaya dapat ditindaklanjuti. Ini akan kami sampaikan kepada pemerintah untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

Sementara tuntutan yang disampaikan mahasiswa, yakni mendesak pemerintah untuk menstabilkan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), karena dapat menghambat perekonomian masyarakat.

Kemudian meminta kepada pemerintah untuk secepatnya menstabilkan harga kebutuhan, dan kesediaan bahan pokok, karena kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit akibat dampak pandemi Covid -19 yang sampai saat ini masih melanda Indonesia.

Selanjuytnya mereka juga mendesak pemerintah, agar segera mencabut kebijakan terkait kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 11 persen, karena akan semakin membebani ekonomiĀ  masyarakat yang telah tertekan, dan terpuruk selama ini akibat Pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Dewan Menilai Perbup Nomor 86 Tahun 2022 Perlu Direvisi

Terakhir, meminta kepada seluruh anak bangsa, agar tetap tegak berdiri menjaga amanat reformasi, dalam hal masa jabatan Presiden sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. (alh/hnd)

KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuala Kapuas menggelar aksi damai di Bundaran Raja Bunu Jalan Tambun Bungai Kota Kuala Kapuas, Senin (11/4/2022).

Dalam aksi ini para mahasiswa ditemui langsung oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, H. Abdurahman Amur dan H. Rosihan Anwar untuk menerima berkas tuntutan dari mahasiswa.

“Kita menemui adik-adik mahasiswa dan menerima surat pernyataan sikap tuntutannya. Tentu kita respon, karena kita adalah wakil rakyat,”ucap H. Abdurahman Amur.

Politisi Partai Golkar ini, mengapresiasi para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan baik dan damai, karena itu penting. Terkait tuntutan para mahasiswa, katanya, seharusnya memang pemerintah dapat menstabilkan harga. Dirinya pun berharap itu bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas.

Baca Juga :  Ramadan, Masyarakat Diminta Tak Abai Prokes

“Apa yang disuarakan mahasiswa akan disampaikan kepada unsur pimpinan dan didiskusikan supaya dapat ditindaklanjuti. Ini akan kami sampaikan kepada pemerintah untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

Sementara tuntutan yang disampaikan mahasiswa, yakni mendesak pemerintah untuk menstabilkan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), karena dapat menghambat perekonomian masyarakat.

Kemudian meminta kepada pemerintah untuk secepatnya menstabilkan harga kebutuhan, dan kesediaan bahan pokok, karena kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit akibat dampak pandemi Covid -19 yang sampai saat ini masih melanda Indonesia.

Selanjuytnya mereka juga mendesak pemerintah, agar segera mencabut kebijakan terkait kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 11 persen, karena akan semakin membebani ekonomiĀ  masyarakat yang telah tertekan, dan terpuruk selama ini akibat Pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Dewan: Jabatan Direktur PDAM Harus Diisi Orang yang Berkualifikasi

Terakhir, meminta kepada seluruh anak bangsa, agar tetap tegak berdiri menjaga amanat reformasi, dalam hal masa jabatan Presiden sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. (alh/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru