DPRD Gunung Mas Pastikan Program Bedah Rumah di Tumbang Danau Tepat Sasaran

KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas, Iceu Purnamasari, memastikan pelaksanaan program Bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (BPKRTLH) atau bedah rumah di Desa Tumbang Danau, Kecamatan Mihing Raya, tepat sasaran. Tahun ini, sebanyak 14 rumah warga di desa tersebut menjadi penerima manfaat program.

Kepastian itu diperoleh setelah Iceu turun langsung meninjau rumah-rumah warga penerima bantuan di sela kegiatan reses perorangan yang dilaksanakan di Desa Tumbang Danau, belum lama ini.

“Tahun ini ada 14 rumah tidak layak huni (RTLH) di Tumbang Danau yang menjadi sasaran program BPKRTLH. Saya sudah memastikan penerima manfaat dari program tersebut tepat sasaran,” ujarnya.

Legislator dari Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun itu menyambut baik pelaksanaan program bedah rumah. Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang masih menempati rumah tidak layak huni.

Baca Juga :  Ketua DPRD Gunung Mas Imbau Masyarakat Hindari Isu Hoax Menjelang Pemilu

Politisi Partai Golkar itu menegaskan DPRD Gunung Mas akan terus mengawasi pelaksanaan program pembangunan di lapangan, termasuk program bedah rumah, agar berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, berbagai aspirasi yang dihimpun saat reses akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk dibahas bersama sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan.

Dalam kegiatan tersebut, Iceu juga menyerahkan paket bahan pokok kepada sejumlah warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kurang mampu.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Tumbang Danau, Pratunas, mengapresiasi pelaksanaan reses yang dilakukan Ketua Komisi III DPRD Gunung Mas di wilayahnya. Dia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan bahan pokok yang diberikan kepada 14 kepala keluarga penerima program bedah rumah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunung Mas, Bambang Jaya, mengatakan pada 2026 pemerintah daerah bersama pemerintah pusat menangani 275 unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga :  Dukung Kemajuan Daerah, OPD Gumas Harus Miliki Inovasi

Sebanyak 75 unit ditangani melalui APBD dalam program BPKRTLH, sedangkan 200 unit lainnya didanai APBN melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Kedua program tersebut dijalankan secara terpisah, namun menggunakan data sasaran yang saling terintegrasi agar tidak terjadi tumpang tindih.

Dari 75 unit BPKRTLH, sebanyak 14 unit berada di Desa Tumbang Danau, 17 unit di Kelurahan Tewah, 12 unit di Kelurahan Kuala Kurun, dan 32 unit di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir.

Bambang menambahkan, sejak 2018 program BSPS telah menangani 1.250 unit RTLH di Gunung Mas, sedangkan BPKRTLH telah memperbaiki 315 unit sejak 2021. Meski demikian, masih terdapat 1.887 RTLH yang tersebar di 127 desa dan kelurahan pada 12 kecamatan.

“Kami berharap pemerintah pusat terus menjalankan program BSPS di Gunung Mas, mengingat RTLH di daerah ini terbilang masih banyak,” ujar Bambang. (nya)

KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas, Iceu Purnamasari, memastikan pelaksanaan program Bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (BPKRTLH) atau bedah rumah di Desa Tumbang Danau, Kecamatan Mihing Raya, tepat sasaran. Tahun ini, sebanyak 14 rumah warga di desa tersebut menjadi penerima manfaat program.

Kepastian itu diperoleh setelah Iceu turun langsung meninjau rumah-rumah warga penerima bantuan di sela kegiatan reses perorangan yang dilaksanakan di Desa Tumbang Danau, belum lama ini.

“Tahun ini ada 14 rumah tidak layak huni (RTLH) di Tumbang Danau yang menjadi sasaran program BPKRTLH. Saya sudah memastikan penerima manfaat dari program tersebut tepat sasaran,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Legislator dari Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya, dan Kurun itu menyambut baik pelaksanaan program bedah rumah. Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang masih menempati rumah tidak layak huni.

Baca Juga :  Ketua DPRD Gunung Mas Imbau Masyarakat Hindari Isu Hoax Menjelang Pemilu

Politisi Partai Golkar itu menegaskan DPRD Gunung Mas akan terus mengawasi pelaksanaan program pembangunan di lapangan, termasuk program bedah rumah, agar berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, berbagai aspirasi yang dihimpun saat reses akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk dibahas bersama sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan.

Dalam kegiatan tersebut, Iceu juga menyerahkan paket bahan pokok kepada sejumlah warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Tumbang Danau, Pratunas, mengapresiasi pelaksanaan reses yang dilakukan Ketua Komisi III DPRD Gunung Mas di wilayahnya. Dia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan bahan pokok yang diberikan kepada 14 kepala keluarga penerima program bedah rumah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunung Mas, Bambang Jaya, mengatakan pada 2026 pemerintah daerah bersama pemerintah pusat menangani 275 unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga :  Dukung Kemajuan Daerah, OPD Gumas Harus Miliki Inovasi

Sebanyak 75 unit ditangani melalui APBD dalam program BPKRTLH, sedangkan 200 unit lainnya didanai APBN melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Kedua program tersebut dijalankan secara terpisah, namun menggunakan data sasaran yang saling terintegrasi agar tidak terjadi tumpang tindih.

Dari 75 unit BPKRTLH, sebanyak 14 unit berada di Desa Tumbang Danau, 17 unit di Kelurahan Tewah, 12 unit di Kelurahan Kuala Kurun, dan 32 unit di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir.

Bambang menambahkan, sejak 2018 program BSPS telah menangani 1.250 unit RTLH di Gunung Mas, sedangkan BPKRTLH telah memperbaiki 315 unit sejak 2021. Meski demikian, masih terdapat 1.887 RTLH yang tersebar di 127 desa dan kelurahan pada 12 kecamatan.

“Kami berharap pemerintah pusat terus menjalankan program BSPS di Gunung Mas, mengingat RTLH di daerah ini terbilang masih banyak,” ujar Bambang. (nya)

Terpopuler

Artikel Terbaru