30.6 C
Jakarta
Tuesday, February 24, 2026

Mudah Ngantuk Saat Puasa? dr Tan Shot Yen Ungkap Menu Sahur yang Bikin Fokus Tahan Seharian

PROKALTENG.CO – Rasa kantuk saat puasa, terutama bagi yang harus berkendara atau bekerja pagi hari, kerap jadi keluhan. Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menegaskan, kunci agar tidak mudah mengantuk saat puasa ada pada menu sahur bergizi seimbang yang menjaga gula darah tetap stabil.

Menurut dr Tan, jenis dan porsi makanan saat sahur sangat menentukan kestabilan energi sepanjang hari. Konsumsi makanan tinggi gula justru bisa menjadi pemicu rasa lemas dan turunnya konsentrasi beberapa jam setelah makan.

“Makanan tinggi gula bisa memicu lonjakan gula darah. Setelah itu insulin bekerja keras menurunkannya kembali. Proses inilah yang membuat konsentrasi anjlok,” kata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu saat dihubungi ANTARA, Selasa.

Baca Juga :  Puasa Ramadan Pengaruhi Kualitas Tidur? Coba Terapkan 5 Cara Berikut Ini

Ia menjelaskan, sekitar dua jam setelah menyantap makanan tinggi gula, kadar gula darah bisa melonjak tajam lalu turun cepat. Kondisi tersebut membuat tubuh terasa lemas, mengantuk, dan sulit fokus.

Karena itu, dr Tan menyarankan sahur dengan komposisi gizi seimbang agar energi lebih stabil selama berpuasa di bulan Ramadan.

“Sahur itu cukup menu lengkap tapi sederhana, tidak perlu mewah atau ribet. Ikuti konsep Isi Piringku,” ujarnya.

Isi Piringku merupakan pedoman dari Kementerian Kesehatan untuk mendorong pola makan sesuai prinsip gizi seimbang. Dalam pedoman itu, separuh piring diisi sayuran dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, serta serat. Separuh lainnya diisi makanan pokok sumber karbohidrat dan lauk pauk yang mengandung protein nabati maupun hewani.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Meninggal Usai Sholat Dhuha, Ini Profil Habib Hasan bin Ja'far Assegaf

Dr Tan menekankan, menu sahur ideal mencakup karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk mempertahankan rasa kenyang lebih lama, serta sayur dan buah untuk membantu kestabilan metabolisme.

Dengan pola makan yang tepat, risiko mengantuk saat puasa bisa ditekan, sehingga aktivitas pagi—termasuk berkendara dan bekerja—tetap aman dan produktif. (antara)

PROKALTENG.CO – Rasa kantuk saat puasa, terutama bagi yang harus berkendara atau bekerja pagi hari, kerap jadi keluhan. Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menegaskan, kunci agar tidak mudah mengantuk saat puasa ada pada menu sahur bergizi seimbang yang menjaga gula darah tetap stabil.

Menurut dr Tan, jenis dan porsi makanan saat sahur sangat menentukan kestabilan energi sepanjang hari. Konsumsi makanan tinggi gula justru bisa menjadi pemicu rasa lemas dan turunnya konsentrasi beberapa jam setelah makan.

“Makanan tinggi gula bisa memicu lonjakan gula darah. Setelah itu insulin bekerja keras menurunkannya kembali. Proses inilah yang membuat konsentrasi anjlok,” kata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu saat dihubungi ANTARA, Selasa.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Puasa Ramadan Pengaruhi Kualitas Tidur? Coba Terapkan 5 Cara Berikut Ini

Ia menjelaskan, sekitar dua jam setelah menyantap makanan tinggi gula, kadar gula darah bisa melonjak tajam lalu turun cepat. Kondisi tersebut membuat tubuh terasa lemas, mengantuk, dan sulit fokus.

Karena itu, dr Tan menyarankan sahur dengan komposisi gizi seimbang agar energi lebih stabil selama berpuasa di bulan Ramadan.

“Sahur itu cukup menu lengkap tapi sederhana, tidak perlu mewah atau ribet. Ikuti konsep Isi Piringku,” ujarnya.

Isi Piringku merupakan pedoman dari Kementerian Kesehatan untuk mendorong pola makan sesuai prinsip gizi seimbang. Dalam pedoman itu, separuh piring diisi sayuran dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, serta serat. Separuh lainnya diisi makanan pokok sumber karbohidrat dan lauk pauk yang mengandung protein nabati maupun hewani.

Baca Juga :  Meninggal Usai Sholat Dhuha, Ini Profil Habib Hasan bin Ja'far Assegaf

Dr Tan menekankan, menu sahur ideal mencakup karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk mempertahankan rasa kenyang lebih lama, serta sayur dan buah untuk membantu kestabilan metabolisme.

Dengan pola makan yang tepat, risiko mengantuk saat puasa bisa ditekan, sehingga aktivitas pagi—termasuk berkendara dan bekerja—tetap aman dan produktif. (antara)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/