Pemko Palangka Raya Bagikan 1.000 Paket Masker dan Suplemen untuk Warga Terdampak Kabut Asap

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Pemerintah Kota Palangka Raya. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), membagikan 1.000 paket masker dan suplemen kesehatan kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang digelar di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Palangka Raya, Jalan Diponegoro tersebut. Merupakan bagian dari langkah preventif pemerintah, dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang masih fluktuatif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan. Mengatakan, pembagian masker dan suplemen dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang terdampak kabut asap.

“Pemerintah Kota Palangka Raya rutin membagikan masker kepada masyarakat. Pagi hari ini kami juga menambah suplemen untuk tubuh yang diharapkan dapat dikonsumsi warga, guna meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu menjaga kesehatan paru-paru di tengah situasi saat ini,” katanya.

Riduan menjelaskan, sebanyak 1.000 masker dan 1.000 paket suplemen dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket suplemen berisi lima saset yang dapat dikonsumsi secara bertahap.

“Hari ini kita membagikan untuk 1.000 orang. Masker juga untuk 1.000 orang, kemudian suplemen kesehatan juga untuk 1.000 orang. Total ada 5.000 saset yang kita siapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Palangka Raya Siapkan KPPS untuk Pemilu 2024

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Pemko Palangka Raya dalam membantu masyarakat menjaga kondisi kesehatan selama musim asap.

Electronic money exchangers listing

Biasanya pemerintah menyediakan vitamin sebagai tambahan asupan kesehatan, namun kali ini diberikan suplemen yang diharapkan dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, khususnya kesehatan sistem pernapasan.

“Kegiatan ini bukti perhatian pemerintah kota terhadap warganya. Kami menyediakan suplemen tambahan untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat selama musim karhutla,” ucap Riduan.

Dia menambahkan, pembagian paket masker dan suplemen akan kembali dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan dengan lokasi yang berbeda agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

 

“Nanti akan kita jadwalkan lagi di wilayah lain. Mudah-mudahan satu sampai dua hari ke depan kita laksanakan kembali kegiatan seperti ini dengan jumlah yang sama,” lanjutnya.

Selain itu, Dinkes Kota Palangka Raya juga terus memperkuat layanan kesehatan selama musim asap. Saat ini, pemerintah telah menyiapkan 11 puskesmas, 43 puskesmas pembantu, serta 47 ruang oksigen gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Baca Juga :  Dua Hari Pendataan, BPPRD Catat 256 Reklame Wajib Pajak di Jalan Temanggung Tilung

“Silakan masyarakat datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Obat-obatan kami siapkan dan ruang oksigen juga tersedia secara gratis,” tegasnya.

Dinkes juga mengoptimalkan program Home Care bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah, terutama kelompok lanjut usia yang menjadi prioritas selama musim karhutla.

“Jika pasien memerlukan layanan kesehatan, cukup menghubungi puskesmas. Petugas kami akan datang ke rumah, terutama bagi lansia yang terdampak kondisi kabut asap,” jelas Riduan.

Sementara itu. Berdasarkan data terbaru Dinkes Kota Palangka Raya, jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) harian tercatat sebanyak 81 kasus. Angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Riduan menilai kondisi tersebut tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan langkah pencegahan, seperti mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker, serta menjaga daya tahan tubuh.

“Masyarakat sudah semakin memahami cara melindungi diri. Kalau tidak ada keperluan penting lebih baik di rumah, kemudian kalau keluar memakai masker dan menjaga kesehatan tubuh,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Pemerintah Kota Palangka Raya. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), membagikan 1.000 paket masker dan suplemen kesehatan kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang digelar di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Palangka Raya, Jalan Diponegoro tersebut. Merupakan bagian dari langkah preventif pemerintah, dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang masih fluktuatif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan. Mengatakan, pembagian masker dan suplemen dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang terdampak kabut asap.

Electronic money exchangers listing

“Pemerintah Kota Palangka Raya rutin membagikan masker kepada masyarakat. Pagi hari ini kami juga menambah suplemen untuk tubuh yang diharapkan dapat dikonsumsi warga, guna meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu menjaga kesehatan paru-paru di tengah situasi saat ini,” katanya.

Riduan menjelaskan, sebanyak 1.000 masker dan 1.000 paket suplemen dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket suplemen berisi lima saset yang dapat dikonsumsi secara bertahap.

“Hari ini kita membagikan untuk 1.000 orang. Masker juga untuk 1.000 orang, kemudian suplemen kesehatan juga untuk 1.000 orang. Total ada 5.000 saset yang kita siapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Palangka Raya Siapkan KPPS untuk Pemilu 2024

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Pemko Palangka Raya dalam membantu masyarakat menjaga kondisi kesehatan selama musim asap.

Biasanya pemerintah menyediakan vitamin sebagai tambahan asupan kesehatan, namun kali ini diberikan suplemen yang diharapkan dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, khususnya kesehatan sistem pernapasan.

“Kegiatan ini bukti perhatian pemerintah kota terhadap warganya. Kami menyediakan suplemen tambahan untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat selama musim karhutla,” ucap Riduan.

Dia menambahkan, pembagian paket masker dan suplemen akan kembali dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan dengan lokasi yang berbeda agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

 

“Nanti akan kita jadwalkan lagi di wilayah lain. Mudah-mudahan satu sampai dua hari ke depan kita laksanakan kembali kegiatan seperti ini dengan jumlah yang sama,” lanjutnya.

Selain itu, Dinkes Kota Palangka Raya juga terus memperkuat layanan kesehatan selama musim asap. Saat ini, pemerintah telah menyiapkan 11 puskesmas, 43 puskesmas pembantu, serta 47 ruang oksigen gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Baca Juga :  Dua Hari Pendataan, BPPRD Catat 256 Reklame Wajib Pajak di Jalan Temanggung Tilung

“Silakan masyarakat datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Obat-obatan kami siapkan dan ruang oksigen juga tersedia secara gratis,” tegasnya.

Dinkes juga mengoptimalkan program Home Care bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah, terutama kelompok lanjut usia yang menjadi prioritas selama musim karhutla.

“Jika pasien memerlukan layanan kesehatan, cukup menghubungi puskesmas. Petugas kami akan datang ke rumah, terutama bagi lansia yang terdampak kondisi kabut asap,” jelas Riduan.

Sementara itu. Berdasarkan data terbaru Dinkes Kota Palangka Raya, jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) harian tercatat sebanyak 81 kasus. Angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Riduan menilai kondisi tersebut tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan langkah pencegahan, seperti mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker, serta menjaga daya tahan tubuh.

“Masyarakat sudah semakin memahami cara melindungi diri. Kalau tidak ada keperluan penting lebih baik di rumah, kemudian kalau keluar memakai masker dan menjaga kesehatan tubuh,” pungkasnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru