Pemkab Lamandau Tambah Tiga Asrama Mahasiswa di Semarang, Banjarmasin dan Malang

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus menunjukkan komitmen nyata, dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.

Selain secara rutin mengalokasikan anggaran beasiswa hingga miliaran rupiah setiap tahunnya, Pemkab Lamandau kini memperluas penyediaan fasilitas asrama bagi mahasiswa yang menuntut ilmu di luar daerah.

Langkah ini diperkuat dengan penambahan tiga unit asrama mahasiswa baru di tiga kota studi, yakni Semarang, Banjarmasin, dan Malang. Dengan penambahan ini, Pemkab Lamandau kini resmi mengelola total enam asrama mahasiswa yang tersebar di Yogyakarta, Palangka Raya, Malang, Semarang, Banjarmasin, dan Pangkalan Bun.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Menegaskan bahwa penyediaan fasilitas hunian ini merupakan bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah daerah, untuk membantu meringankan beban finansial orang tua mahasiswa.

Baca Juga :  Bahas Soal Perda, Pemkab Lamandau Terima Kunjungan Tim Konsultasi dan Koordinasi Katingan

“Kita harapkan dengan adanya asrama baru ini dapat meringankan beban orang tua, terutama dalam hal mencari tempat tinggal selama anak-anak kita menempuh pendidikan,” ujar Bupati Rizky Aditya Putra, di Nanga Bulik, Selasa (29/9)

Ia menekankan. Bahwa mahasiswa yang tengah berkuliah di luar daerah merupakan aset penting serta generasi penerus yang akan menentukan masa depan pembangunan Kabupaten Lamandau. Oleh karena itu, investasi pada sektor pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama.

Electronic money exchangers listing

“Anak-anak kita yang melanjutkan pendidikan tinggi di luar daerah adalah generasi penerus Lamandau. Karena itu, pemerintah daerah harus hadir dan memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Harapan kita, mereka bisa mendapatkan pendidikan yang baik, menyelesaikan kuliah, kemudian kembali untuk ikut membangun daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Tutup MTQH ke XII, Wabup Lamandau Dorong Generasi Quran Berakhlak Mulia

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Lamandau, Koko Hadiyatmoko, menjelaskan teknis pengadaan dan tata cara penempatan fasilitas asrama tersebut. Menurutnya, seluruh bangunan asrama mahasiswa yang disediakan tersebut diakomodir oleh Pemkab Lamandau melalui sistem sewa.

“Sistemnya sewa yang diakomodir oleh Pemda Lamandau. Rata-rata kapasitas per asramanya memiliki 6 kamar, meskipun bisa diisi oleh lebih dari 6 orang,” jelas Koko.

Mengenai persyaratan bagi mahasiswa asal Lamandau yang ingin memanfaatkan fasilitas hunian tersebut, Koko menyebutkan kriteria utamanya.

“Cara untuk bisa tinggal di asrama adalah mahasiswa yang bersangkutan harus terdaftar dan masuk dalam keanggotaan Himpunan Mahasiswa Lamandau di kota studi masing-masing,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus menunjukkan komitmen nyata, dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.

Selain secara rutin mengalokasikan anggaran beasiswa hingga miliaran rupiah setiap tahunnya, Pemkab Lamandau kini memperluas penyediaan fasilitas asrama bagi mahasiswa yang menuntut ilmu di luar daerah.

Electronic money exchangers listing

Langkah ini diperkuat dengan penambahan tiga unit asrama mahasiswa baru di tiga kota studi, yakni Semarang, Banjarmasin, dan Malang. Dengan penambahan ini, Pemkab Lamandau kini resmi mengelola total enam asrama mahasiswa yang tersebar di Yogyakarta, Palangka Raya, Malang, Semarang, Banjarmasin, dan Pangkalan Bun.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Menegaskan bahwa penyediaan fasilitas hunian ini merupakan bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah daerah, untuk membantu meringankan beban finansial orang tua mahasiswa.

Baca Juga :  Bahas Soal Perda, Pemkab Lamandau Terima Kunjungan Tim Konsultasi dan Koordinasi Katingan

“Kita harapkan dengan adanya asrama baru ini dapat meringankan beban orang tua, terutama dalam hal mencari tempat tinggal selama anak-anak kita menempuh pendidikan,” ujar Bupati Rizky Aditya Putra, di Nanga Bulik, Selasa (29/9)

Ia menekankan. Bahwa mahasiswa yang tengah berkuliah di luar daerah merupakan aset penting serta generasi penerus yang akan menentukan masa depan pembangunan Kabupaten Lamandau. Oleh karena itu, investasi pada sektor pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama.

“Anak-anak kita yang melanjutkan pendidikan tinggi di luar daerah adalah generasi penerus Lamandau. Karena itu, pemerintah daerah harus hadir dan memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Harapan kita, mereka bisa mendapatkan pendidikan yang baik, menyelesaikan kuliah, kemudian kembali untuk ikut membangun daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Tutup MTQH ke XII, Wabup Lamandau Dorong Generasi Quran Berakhlak Mulia

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Lamandau, Koko Hadiyatmoko, menjelaskan teknis pengadaan dan tata cara penempatan fasilitas asrama tersebut. Menurutnya, seluruh bangunan asrama mahasiswa yang disediakan tersebut diakomodir oleh Pemkab Lamandau melalui sistem sewa.

“Sistemnya sewa yang diakomodir oleh Pemda Lamandau. Rata-rata kapasitas per asramanya memiliki 6 kamar, meskipun bisa diisi oleh lebih dari 6 orang,” jelas Koko.

Mengenai persyaratan bagi mahasiswa asal Lamandau yang ingin memanfaatkan fasilitas hunian tersebut, Koko menyebutkan kriteria utamanya.

“Cara untuk bisa tinggal di asrama adalah mahasiswa yang bersangkutan harus terdaftar dan masuk dalam keanggotaan Himpunan Mahasiswa Lamandau di kota studi masing-masing,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru