Kerahkan 600 Personel dan Penyelam Kopaska, Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Diperkuat

 

PROKALTENG.CO – Pemerintah memperluas skala pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa dengan mengerahkan 600 personel gabungan, 17 kapal, serta 5 armada udara.

Operasi SAR kini turut melibatkan tim penyelam dari Kopaska TNI AL dan Basarnas Special Group untuk memaksimalkan penyisiran serta operasi bawah laut (underwater operation).

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, pengerahan ratusan personel dan puluhan unsur laut yang diperkuat unsur udara diharapkan bisa mengoptimalkan operasi SAR di lokasi kejadian.

”Hari ini kita mendapatkan tambahan kekuatan untuk melakukan operasi SAR dari beberapa pihak, sehingga diharapkan operasi yang dilakukan akan semakin baik dan lebih besar lagi untuk kita berupaya semaksimal mungkin,” kata dia pada Senin (14/9).

Baca Juga :  Dua Dekade P2MI, Mukhtarudin Komitmen Lindungi Pekerja Migran dari Hulu ke Hilir

Dudy menegaskan bahwa prioritas pemerintah masih sama,yakni menyelamatkan seluruh korban yang belum ditemukan. Karena itu, penambahan kekuatan dilakukan oleh pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Dudy menyebutkan bahwa kecelakaan kapal tersebut bukan karena over capacity.

Electronic money exchangers listing

Sebab, kapal eks Jepang itu tidak terisi penuh saat pelayaran berlangsung dari Surabaya menuju Banjarmasin.

”Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii menyatakan bahwa pemerintah juga telah mengerahkan lebih banyak armada untuk melakukan pencarian korban serta melaksanakan operasi bawah laut.

Baca Juga :  Petugas Kembali Identifikasi Satu Korban Sriwijaya Air SJ-182, Pramuga

Untuk armada udara, ada penambahan sebanyak 5 pesawat yang berasal dari Basarnas, Polri, TNI AL, dan BNPB. Kemudian dari unsur laut, ada 17 kapal yang dioperasikan.

 

PROKALTENG.CO – Pemerintah memperluas skala pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa dengan mengerahkan 600 personel gabungan, 17 kapal, serta 5 armada udara.

Operasi SAR kini turut melibatkan tim penyelam dari Kopaska TNI AL dan Basarnas Special Group untuk memaksimalkan penyisiran serta operasi bawah laut (underwater operation).

Electronic money exchangers listing

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, pengerahan ratusan personel dan puluhan unsur laut yang diperkuat unsur udara diharapkan bisa mengoptimalkan operasi SAR di lokasi kejadian.

”Hari ini kita mendapatkan tambahan kekuatan untuk melakukan operasi SAR dari beberapa pihak, sehingga diharapkan operasi yang dilakukan akan semakin baik dan lebih besar lagi untuk kita berupaya semaksimal mungkin,” kata dia pada Senin (14/9).

Baca Juga :  Dua Dekade P2MI, Mukhtarudin Komitmen Lindungi Pekerja Migran dari Hulu ke Hilir

Dudy menegaskan bahwa prioritas pemerintah masih sama,yakni menyelamatkan seluruh korban yang belum ditemukan. Karena itu, penambahan kekuatan dilakukan oleh pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Dudy menyebutkan bahwa kecelakaan kapal tersebut bukan karena over capacity.

Sebab, kapal eks Jepang itu tidak terisi penuh saat pelayaran berlangsung dari Surabaya menuju Banjarmasin.

”Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii menyatakan bahwa pemerintah juga telah mengerahkan lebih banyak armada untuk melakukan pencarian korban serta melaksanakan operasi bawah laut.

Baca Juga :  Petugas Kembali Identifikasi Satu Korban Sriwijaya Air SJ-182, Pramuga

Untuk armada udara, ada penambahan sebanyak 5 pesawat yang berasal dari Basarnas, Polri, TNI AL, dan BNPB. Kemudian dari unsur laut, ada 17 kapal yang dioperasikan.

Terpopuler

Artikel Terbaru