Anggi Aprilyani akhirnya menyampaikan permohonan maaf setelah video yang memperlihatkan dirinya berada di sebuah gereja Katolik di Manchester, Inggris, viral di media sosial. Video tersebut memicu kontroversi karena Anggi mengaku mau muntah saat berada di dalam gereja.
Pernyataan tersebut memancing beragam reaksi dari warganet. Sebagian menilai ucapan Anggi Aprilyani sangat tidak bijak untuk disampaikan di media sosial, bahkan ada yang menudingnya telah melakukan penistaan terhadap tempat ibadah.
Menanggapi polemik yang berkembang, Anggi Aprilyani mengunggah video berisi permohonan maaf melalui akun TikTok dokterbarbarreal. Dalam video itu, ia mengaku menyesali kegaduhan yang muncul akibat ucapannya.
“Saya di sini memohon maaf atas kesalahpahaman yang telah saya perbuat,” kata Anggi Aprilyani.
Owner Isy Beauty Center itu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk melecehkan maupun menistakan gereja sebagai tempat ibadah yang sakral bagi umat Kristiani.
“Di sini saya tidak ada maksud untuk menyudutkan agama apa pun. Saya hanya menceritakan pengalaman saya di tempat ibadah dan saya di tempat ibadah itu juga didampingi oleh tuan rumah. Saya tahu mana yg boleh dan yang tidak boleh,” katanya.
Anggi Aprilyani juga mengakui telah melakukan kekeliruan saat menyampaikan pengalamannya. Menurut dia, pemilihan kata yang kurang tepat membuat pesannya dipahami secara berbeda oleh publik hingga memicu berbagai penilaian negatif.
“Saat video saya buat, saya salah dalam memilih kosa kata karena ketidaktahuan saya. Saya mohon maaf atas kesalahan tersebut,” katanya.(jpc)
Anggi Aprilyani akhirnya menyampaikan permohonan maaf setelah video yang memperlihatkan dirinya berada di sebuah gereja Katolik di Manchester, Inggris, viral di media sosial. Video tersebut memicu kontroversi karena Anggi mengaku mau muntah saat berada di dalam gereja.
Pernyataan tersebut memancing beragam reaksi dari warganet. Sebagian menilai ucapan Anggi Aprilyani sangat tidak bijak untuk disampaikan di media sosial, bahkan ada yang menudingnya telah melakukan penistaan terhadap tempat ibadah.
Menanggapi polemik yang berkembang, Anggi Aprilyani mengunggah video berisi permohonan maaf melalui akun TikTok dokterbarbarreal. Dalam video itu, ia mengaku menyesali kegaduhan yang muncul akibat ucapannya.
“Saya di sini memohon maaf atas kesalahpahaman yang telah saya perbuat,” kata Anggi Aprilyani.
Owner Isy Beauty Center itu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk melecehkan maupun menistakan gereja sebagai tempat ibadah yang sakral bagi umat Kristiani.
“Di sini saya tidak ada maksud untuk menyudutkan agama apa pun. Saya hanya menceritakan pengalaman saya di tempat ibadah dan saya di tempat ibadah itu juga didampingi oleh tuan rumah. Saya tahu mana yg boleh dan yang tidak boleh,” katanya.
Anggi Aprilyani juga mengakui telah melakukan kekeliruan saat menyampaikan pengalamannya. Menurut dia, pemilihan kata yang kurang tepat membuat pesannya dipahami secara berbeda oleh publik hingga memicu berbagai penilaian negatif.
“Saat video saya buat, saya salah dalam memilih kosa kata karena ketidaktahuan saya. Saya mohon maaf atas kesalahan tersebut,” katanya.(jpc)