Resmi Definitif! Kadisdik Kalteng Reza Prabowo, Fokus Wujudkan Generasi Muda yang Berdaya Saing

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) , Reza Prabowo. Yang baru saja dilantik sebagai pejabat definitif, menegaskan komitmennya untuk fokus membenahi sektor pendidikan di Bumi Tambun Bungai.

“Sebagai salah satu kepala dinas termuda di lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng, Reza mengemban amanah berat untuk mencetak generasi muda yang unggul, ” ujarnya saat diwawancarai awak media usai pelantikan di Istana Isen Mulang, Selasa (26/5/2026).

Saat ditanya mengenai kesiapannya jika sewaktu-waktu mendapat kepercayaan dari gubernur untuk memimpin instansi lain, Reza mengaku belum memikirkan hal tersebut. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah menjalankan mandat di dinas pendidikan.

“Saya belum memikirkan ke situ. Kita ikut arahan bapak gubernur, kepercayaan Pak gubernur saat ini diberikan kepada kami di dinas pendidikan, ini pun sangat berat,” ujar Reza.

Ia menambahkan.  Tugas utamanya saat ini adalah mendampingi dan mengawal visi gubernur dalam menciptakan generasi Kalteng yang kompetitif di kancah nasional maupun global.

Baca Juga :  Perkuat Fasilitas Kesehatan, Wagub Serahkan Bantuan 3 Unit Kendaraan Operasional RSUD Muara Teweh

“Ini untuk menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing sesuai apa yang diinginkan Pak gubernur; anak-anak Kalimantan Tengah tidak boleh jadi penonton lagi,” tegasnya.

Menyandang status sebagai salah satu birokrat termuda yang menduduki posisi eselon II, Reza menepis adanya hambatan atau kecanggungan dalam memimpin instansi yang menaungi ribuan tenaga pendidik tersebut.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, masa pengabdian selama kurang lebih dua setengah tahun di Dinas Pendidikan telah membangun fondasi kerja sama yang solid di internal instansi.

“Kalau terkait canggung, insya Allah tidak. Karena kita sudah masa uji coba lebih, sudah mendekati 3 tahun, tepatnya 2,5 tahun kami menjabat di Dinas Pendidikan. Alhamdulillah tidak ada yang memandang sebelah mata,” ungkapnya.

Reza mengedepankan pendekatan kekeluargaan dan kolaborasi lintas bidang.

“Di Dinas Pendidikan kita semua kolaborasi, tim kuat. Kemudian kita saling dukung, saling mendoakan juga. Di Dinas Pendidikan sudah seperti keluarga,” tambahnya.

Ketika disinggung mengenai ‘kunci sukses’ bagi birokrat muda lain yang ingin meniru jejak karirnya, Reza memberikan jawaban yang cukup sederhana dan membumi. Ia menyebutkan bahwa kunci utamanya bukanlah hal teknis, melainkan keluarga.

Baca Juga :  Truk Batu Bara Stop Melintas di Jalan Bukit Liti-Kuala Kurun

“Waduh ampun saya, nggak ada kunci. Saya sayang sama istri aja. Sayang sama istri, berbakti kepada orang tua, itu aja,” tuturnya.

Meski demikian, dari sisi profesionalisme, Reza dikenal sebagai sosok yang haus akan ilmu. Ia aktif mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi kepemimpinan dan pendidikan formal.

“Kalau pelatihan saya mengikuti terus. Saya sudah melaksanakan Diklat PIM III, saya juga sudah PKN II. Terus kemudian pendidikan formal juga tinggal menunggu wisuda, sudah sidang terbuka. Pelatihan-pelatihan yang lain juga saya aktif mengikuti, mudah-mudahan itu jadi bekal saya,” jelas Reza.

Namun, menutup perbincangannya, ia kembali menekankan pesan fundamental dari Gubernur Kalteng mengenai esensi pendidikan sejati bagi seorang birokrat maupun masyarakat luas.

“Tapi pak gubernur berharap, memang apa yang diinginkan Pak Gubernur, kalau pendidikan (formal) itu kan nomor sekian, tapi yang terpenting adalah adab dan sopan santun kita,” pungkasnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) , Reza Prabowo. Yang baru saja dilantik sebagai pejabat definitif, menegaskan komitmennya untuk fokus membenahi sektor pendidikan di Bumi Tambun Bungai.

“Sebagai salah satu kepala dinas termuda di lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng, Reza mengemban amanah berat untuk mencetak generasi muda yang unggul, ” ujarnya saat diwawancarai awak media usai pelantikan di Istana Isen Mulang, Selasa (26/5/2026).

Saat ditanya mengenai kesiapannya jika sewaktu-waktu mendapat kepercayaan dari gubernur untuk memimpin instansi lain, Reza mengaku belum memikirkan hal tersebut. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah menjalankan mandat di dinas pendidikan.

Electronic money exchangers listing

“Saya belum memikirkan ke situ. Kita ikut arahan bapak gubernur, kepercayaan Pak gubernur saat ini diberikan kepada kami di dinas pendidikan, ini pun sangat berat,” ujar Reza.

Ia menambahkan.  Tugas utamanya saat ini adalah mendampingi dan mengawal visi gubernur dalam menciptakan generasi Kalteng yang kompetitif di kancah nasional maupun global.

Baca Juga :  Perkuat Fasilitas Kesehatan, Wagub Serahkan Bantuan 3 Unit Kendaraan Operasional RSUD Muara Teweh

“Ini untuk menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing sesuai apa yang diinginkan Pak gubernur; anak-anak Kalimantan Tengah tidak boleh jadi penonton lagi,” tegasnya.

Menyandang status sebagai salah satu birokrat termuda yang menduduki posisi eselon II, Reza menepis adanya hambatan atau kecanggungan dalam memimpin instansi yang menaungi ribuan tenaga pendidik tersebut.

Menurutnya, masa pengabdian selama kurang lebih dua setengah tahun di Dinas Pendidikan telah membangun fondasi kerja sama yang solid di internal instansi.

“Kalau terkait canggung, insya Allah tidak. Karena kita sudah masa uji coba lebih, sudah mendekati 3 tahun, tepatnya 2,5 tahun kami menjabat di Dinas Pendidikan. Alhamdulillah tidak ada yang memandang sebelah mata,” ungkapnya.

Reza mengedepankan pendekatan kekeluargaan dan kolaborasi lintas bidang.

“Di Dinas Pendidikan kita semua kolaborasi, tim kuat. Kemudian kita saling dukung, saling mendoakan juga. Di Dinas Pendidikan sudah seperti keluarga,” tambahnya.

Ketika disinggung mengenai ‘kunci sukses’ bagi birokrat muda lain yang ingin meniru jejak karirnya, Reza memberikan jawaban yang cukup sederhana dan membumi. Ia menyebutkan bahwa kunci utamanya bukanlah hal teknis, melainkan keluarga.

Baca Juga :  Truk Batu Bara Stop Melintas di Jalan Bukit Liti-Kuala Kurun

“Waduh ampun saya, nggak ada kunci. Saya sayang sama istri aja. Sayang sama istri, berbakti kepada orang tua, itu aja,” tuturnya.

Meski demikian, dari sisi profesionalisme, Reza dikenal sebagai sosok yang haus akan ilmu. Ia aktif mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi kepemimpinan dan pendidikan formal.

“Kalau pelatihan saya mengikuti terus. Saya sudah melaksanakan Diklat PIM III, saya juga sudah PKN II. Terus kemudian pendidikan formal juga tinggal menunggu wisuda, sudah sidang terbuka. Pelatihan-pelatihan yang lain juga saya aktif mengikuti, mudah-mudahan itu jadi bekal saya,” jelas Reza.

Namun, menutup perbincangannya, ia kembali menekankan pesan fundamental dari Gubernur Kalteng mengenai esensi pendidikan sejati bagi seorang birokrat maupun masyarakat luas.

“Tapi pak gubernur berharap, memang apa yang diinginkan Pak Gubernur, kalau pendidikan (formal) itu kan nomor sekian, tapi yang terpenting adalah adab dan sopan santun kita,” pungkasnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru