Legislator Ini Berharap Generasi Penerus Bisa Mengabdi di Murung Raya

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Momentum kelulusan siswa SMA/SMK/MA di Kabupaten Murung Raya disambut dengan pesan penuh semangat dan dedikasi dari Anggota DPRD Murung Raya Komisi A, Imanudin, Rabu (13/5).

Ia menegaskan bahwa ijazah SMA bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan gerbang awal menuju pengembangan ilmu dan pengabdian bagi daerah.

“Ini adalah fase penting dalam kehidupan generasi muda. Kalian harus melangkah dengan nalar yang cerdas, hati yang humanis, dan tekad yang kuat untuk kembali membangun Murung Raya,” ujar Imanudin.

Sebagai anggota DPRD yang membidangi pendidikan dan kesehatan, Imanudin menilai bonus demografi Murung Raya hanya akan menjadi kekuatan produktif apabila generasi mudanya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama kemajuan daerah. Ia menyebut pemerintah terus harus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui berbagai program, seperti beasiswa daerah, KIP Kuliah, serta kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan.

Baca Juga :  Rapat Paripurna, Berikut Daftar Fraksi DPRD Murung Raya Periode 2024-2029

Jurusan pendidikan, kesehatan, pertanian modern, teknologi informasi, dan energi terbarukan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Murung Raya.

“Kita masih membutuhkan dokter di kecamatan, guru di wilayah pedalaman, serta inovator yang mampu mengembangkan potensi pangan lokal. Kampus adalah tempat untuk menyiapkan solusi atas kebutuhan itu,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja, Imanudin juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kecerdasan akademik dan karakter.

Menurutnya, mahasiswa harus memiliki kemampuan literasi digital, jiwa kewirausahaan sosial, serta kesadaran menjaga kesehatan mental.

Ia turut mengingatkan generasi muda agar menjauhi berbagai ancaman sosial seperti narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, dan paham intoleran yang dapat merusak masa depan.

“Ilmu tanpa adab akan kehilangan makna. Gelar tanpa pengabdian akan terasa hampa. Jadilah sarjana yang membumi dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Baca Juga :  Penanganan Covid-19 dan Perbaikan Ekonomi Harus Sama-sama Jalan

Lebih lanjut, Komisi A DPRD Murung Raya memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas pengawasan anggaran daerah. Sebab, berdasarkan data Dapodik 2025, jumlah lulusan SMA di Murung Raya terus meningkat, namun angka partisipasi pendidikan tinggi masih perlu diperkuat.

Karena itu, Imanudin mendorong pemerintah daerah untuk memperluas program beasiswa afirmasi bagi pelajar dari wilayah pedalaman, menyediakan fasilitas asrama mahasiswa Murung Raya di kota-kota pendidikan, serta membuka program magang di OPD maupun BUMD. Hal itu agar mahasiswa memiliki pengalaman yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Pergilah menuntut ilmu setinggi mungkin. Namun pulanglah dengan membawa harapan, inovasi, dan semangat pengabdian. Murung Raya membutuhkan generasi muda yang cerdas, humanis, dan berdedikasi untuk membangun masa depan daerah,” pungkasnya. (pan)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Momentum kelulusan siswa SMA/SMK/MA di Kabupaten Murung Raya disambut dengan pesan penuh semangat dan dedikasi dari Anggota DPRD Murung Raya Komisi A, Imanudin, Rabu (13/5).

Ia menegaskan bahwa ijazah SMA bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan gerbang awal menuju pengembangan ilmu dan pengabdian bagi daerah.

“Ini adalah fase penting dalam kehidupan generasi muda. Kalian harus melangkah dengan nalar yang cerdas, hati yang humanis, dan tekad yang kuat untuk kembali membangun Murung Raya,” ujar Imanudin.

Electronic money exchangers listing

Sebagai anggota DPRD yang membidangi pendidikan dan kesehatan, Imanudin menilai bonus demografi Murung Raya hanya akan menjadi kekuatan produktif apabila generasi mudanya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama kemajuan daerah. Ia menyebut pemerintah terus harus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui berbagai program, seperti beasiswa daerah, KIP Kuliah, serta kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan.

Baca Juga :  Rapat Paripurna, Berikut Daftar Fraksi DPRD Murung Raya Periode 2024-2029

Jurusan pendidikan, kesehatan, pertanian modern, teknologi informasi, dan energi terbarukan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Murung Raya.

“Kita masih membutuhkan dokter di kecamatan, guru di wilayah pedalaman, serta inovator yang mampu mengembangkan potensi pangan lokal. Kampus adalah tempat untuk menyiapkan solusi atas kebutuhan itu,” tegasnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja, Imanudin juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kecerdasan akademik dan karakter.

Menurutnya, mahasiswa harus memiliki kemampuan literasi digital, jiwa kewirausahaan sosial, serta kesadaran menjaga kesehatan mental.

Ia turut mengingatkan generasi muda agar menjauhi berbagai ancaman sosial seperti narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, dan paham intoleran yang dapat merusak masa depan.

“Ilmu tanpa adab akan kehilangan makna. Gelar tanpa pengabdian akan terasa hampa. Jadilah sarjana yang membumi dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Baca Juga :  Penanganan Covid-19 dan Perbaikan Ekonomi Harus Sama-sama Jalan

Lebih lanjut, Komisi A DPRD Murung Raya memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas pengawasan anggaran daerah. Sebab, berdasarkan data Dapodik 2025, jumlah lulusan SMA di Murung Raya terus meningkat, namun angka partisipasi pendidikan tinggi masih perlu diperkuat.

Karena itu, Imanudin mendorong pemerintah daerah untuk memperluas program beasiswa afirmasi bagi pelajar dari wilayah pedalaman, menyediakan fasilitas asrama mahasiswa Murung Raya di kota-kota pendidikan, serta membuka program magang di OPD maupun BUMD. Hal itu agar mahasiswa memiliki pengalaman yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Pergilah menuntut ilmu setinggi mungkin. Namun pulanglah dengan membawa harapan, inovasi, dan semangat pengabdian. Murung Raya membutuhkan generasi muda yang cerdas, humanis, dan berdedikasi untuk membangun masa depan daerah,” pungkasnya. (pan)

Terpopuler

Artikel Terbaru