NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus berkomitmen, untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Langkah nyata ini ditegaskan kembali dalam rapat koordinasi terkait manajemen keuangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dipimpin langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, diruang rapat Bupati, baru-baru ini.
Rapat yang dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ini, secara khusus membahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kepesertaan, serta optimalisasi pelayanan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD (PBI-Pemda) di Kabupaten Lamandau.
Bupati Rizky Aditya Putra menekankan pentingnya melakukan pendataan dan pemetaan ulang secara menyeluruh. Hal ini krusial dilakukan demi memenuhi standar Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta di Bumi Bahaum Bakuba.
“Kita perlu data yang akurat agar tingkat kepersertaan dan pemenuhan pelayanan BPJS PBI-Pemda dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Bupati Rabu (13/5) kepada Wartawan.
Di tengah kondisi anggaran daerah yang sedang mengalami efisiensi. Bupati mendorong seluruh sektor untuk memperkuat kolaborasi. Koordinasi yang solid dan terencana dengan matang, dinilai menjadi kunci utama agar program jaminan kesehatan tetap berjalan maksimal tanpa hambatan anggaran.
Sebagai tindak lanjut konkret dari pertemuan ini, Bupati menginstruksikan agar segera digelar rapat lanjutan dalam skala yang lebih besar pada akhir bulan Mei ini.
Rapat besar tersebut direncanakan akan melibatkan seluruh camat, kepala desa, lurah, hingga ketua pengurus koperasi di Kabupaten Lamandau.
Keterlibatan pihak-pihak ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan menyamakan pemahaman terkait program JKN hingga ke tingkat paling bawah.
Menutup arahannya. Bupati mengingatkan agar setiap tahapan perencanaan program jaminan kesehatan ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, dan selalu berbasis pada data yang valid.
“Kualitas data yang baik akan sangat membantu dalam merancang perencanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Kita berkomitmen penuh agar tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan hak layanan kesehatannya,” tegas Bupati Rizky Aditya Putra. (bib)


