PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Srikandi PLN UIP3B Kalimantan menyalurkan bantuan sarana pendidikan berupa rak buku dan alat tulis untuk siswa SDN 1 Petuk Ketimpun dalam rangka Hari Kartini 2026. Aksi ini menjadi wujud nyata dukungan PLN terhadap dunia pendidikan di Palangka Raya.
Kegiatan yang digelar Kamis (23/04) ini melibatkan Yayasan Baitul Maal (YBM) bersama Srikandi UPT Palangkaraya. Bantuan yang diberikan meliputi empat unit rak buku dan 48 paket alat tulis untuk menunjang aktivitas belajar siswa.
Kepala SDN 1 Petuk Ketimpun, Lendang, mengaku bantuan tersebut sangat membantu, terutama rak buku yang selama ini dibutuhkan sekolah.
“Selama ini buku sering hanya ditumpuk di meja guru karena keterbatasan fasilitas. Bantuan ini jadi solusi yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Manager UPT Palangkaraya, Eko Prasetyo, menjelaskan kegiatan ini merupakan inisiatif Srikandi PLN yang sejalan dengan misi sosial YBM. Bantuan berasal dari zakat pegawai yang disalurkan kepada masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini bisa memantik semangat guru dan siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” katanya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan peringatan Hari Kartini menjadi momentum memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, termasuk di bidang pendidikan.
“Melalui Srikandi PLN dan YBM, kami ingin kehadiran PLN tidak hanya dirasakan lewat listrik, tetapi juga lewat program sosial yang berdampak langsung,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap pendidikan menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mencetak generasi unggul di masa depan. (tim)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Srikandi PLN UIP3B Kalimantan menyalurkan bantuan sarana pendidikan berupa rak buku dan alat tulis untuk siswa SDN 1 Petuk Ketimpun dalam rangka Hari Kartini 2026. Aksi ini menjadi wujud nyata dukungan PLN terhadap dunia pendidikan di Palangka Raya.
Kegiatan yang digelar Kamis (23/04) ini melibatkan Yayasan Baitul Maal (YBM) bersama Srikandi UPT Palangkaraya. Bantuan yang diberikan meliputi empat unit rak buku dan 48 paket alat tulis untuk menunjang aktivitas belajar siswa.
Kepala SDN 1 Petuk Ketimpun, Lendang, mengaku bantuan tersebut sangat membantu, terutama rak buku yang selama ini dibutuhkan sekolah.
“Selama ini buku sering hanya ditumpuk di meja guru karena keterbatasan fasilitas. Bantuan ini jadi solusi yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Manager UPT Palangkaraya, Eko Prasetyo, menjelaskan kegiatan ini merupakan inisiatif Srikandi PLN yang sejalan dengan misi sosial YBM. Bantuan berasal dari zakat pegawai yang disalurkan kepada masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini bisa memantik semangat guru dan siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” katanya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan peringatan Hari Kartini menjadi momentum memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, termasuk di bidang pendidikan.
“Melalui Srikandi PLN dan YBM, kami ingin kehadiran PLN tidak hanya dirasakan lewat listrik, tetapi juga lewat program sosial yang berdampak langsung,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap pendidikan menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mencetak generasi unggul di masa depan. (tim)