PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Penunjukan Linae Victoria Aden sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat sambutan hangat dari DPRD Kalteng.
Kebijakan Pemprov Kalteng ini dinilai sebagai sejarah baru sekaligus bukti nyata emansipasi perempuan di lingkup birokrasi daerah.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan Linae merupakan perempuan pertama yang menduduki posisi tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Kalteng.
Ia menyebut penunjukan tersebut sebagai langkah progresif yang patut diapresiasi.
“Ini bukan sekadar seremoni. Penunjukan ini membuktikan emansipasi perempuan benar-benar diwujudkan dalam kebijakan, bukan hanya wacana, bahkan melampaui semangat Hari Kartini. Ini sejarah baru bagi Kalimantan Tengah,” ujar Faridawaty, beberapa waktu lalu.
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng itu juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan komitmen menghadirkan ruang yang setara dan inklusif bagi perempuan dalam pengambilan kebijakan publik.
“Saya mengapresiasi Bapak Gubernur H. Agustiar Sabran. Ini keputusan tepat dan membanggakan. Ibu Linae dikenal sebagai pribadi yang lembut, cerdas, serta memiliki rekam jejak pengabdian panjang untuk daerah,” ucapnya.
Faridawaty turut menyoroti latar belakang Linae sebagai putri asli Dayak. Hal itu dinilai menjadi nilai tambah dalam memahami karakter dan kebutuhan masyarakat Kalteng.
“Beliau memahami kearifan lokal dan punya kedekatan emosional dengan masyarakat. Ini modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Sekda,” tambahnya.
Ia berharap Linae mampu mengemban amanah dengan optimal serta membawa inovasi dalam tata kelola pemerintahan ke depan.
“Kami mendoakan beliau diberi kelancaran, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas. Ini langkah maju bagi perempuan Kalteng dan akan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (her)


