PROKALTENG.CO – Kepergian Hj Yustina Ismiati Ujang Iskandar SH., MH. pada Rabu pagi (8/4/2026) meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng).
Almarhumah dikenal sebagai sosok perempuan inspiratif dengan rekam jejak panjang di bidang politik, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Beliau dikenal bukan hanya sebagai istri dari mantan Bupati Kotawaringin Barat, H. Ujang Iskandar, tetapi juga sebagai politisi perempuan yang memiliki rekam jejak panjang di tingkat provinsi hingga nasional.
Berdasarkan data riwayat hidup almarhumah, berikut adalah profil lengkap dan perjalanan pengabdian Hj. Yustina Ismiati:
Profil Pribadi
Nama Lengkap: Hj. Yustina Ismiati, SH., MH.
Tempat, Tanggal Lahir: Salatiga, 26 September 1970.
Pendidikan Terakhir: Magister Hukum (S2) dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.
Keluarga: Menikah dengan Dr. H. Ujang Iskandar, ST., M.Si. dan dikaruniai 4 orang anak.
Jejak Karier dan Organisasi
Sebelum terjun ke dunia politik praktis, Hj. Yustina Ismiati memulai karier profesionalnya sebagai karyawati Bank BRI (1990-1993).
Pengabdiannya di Kalimantan Tengah semakin terlihat nyata melalui berbagai posisi strategis yang pernah beliau emban:
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.
Anggota DPD RI Utusan Kalteng.
Ketua TP PKK Kotawaringin Barat (2005-2015): Selama satu dekade memimpin gerakan pemberdayaan keluarga di Kobar.
Ketua PMI Kotawaringin Barat (2005-2015): Aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial.
Organisasi Lainnya: Pernah menjabat sebagai Ketua GNOTA, Ketua Perwosi, dan Ketua Persani di tingkat kabupaten.
Deretan Penghargaan Nasional
Dedikasi almarhumah dalam berbagai organisasi sosial membuahkan apresiasi di tingkat nasional, di antaranya:
Manggala Karya Kencana (2008): Penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat atas keberhasilan dalam program Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Keluarga.
Pakarti Madya Tingkat Nasional (2007 & 2008).
Rencana Peristirahatan Terakhir
Almarhumah yang bertempat tinggal di Jl. HM. Rafi’i No. 68, Kelurahan Pasir Panjang, Arut Selatan, rencananya akan dipulangkan ke Pangkalan Bun untuk dimakamkan.
Hj. Yustina Ismiati meninggalkan warisan semangat bagi perempuan-perempuan di Kalimantan Tengah untuk berani berkarya, baik di jalur birokrasi, sosial, maupun politik. Masyarakat Bumi Tambun Bungai kini melepas salah satu putri terbaiknya dengan iringan doa agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. (*)


