Keributan Pecah di Bazar Lamandau, Lapak UMKM Rusak Berserakan

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Suasana meriah yang menyelimuti gelaran Bazar Lamandau mendadak mencekam setelah sebuah aksi perkelahian pecah di tengah kerumunan pengunjung.

Insiden tersebut terekam dalam sebuah video singkat yang memperlihatkan keributan antar sejumlah oknum yang belum diketahui identitasnya.

Tak hanya mengganggu ketertiban, aksi anarkis tersebut mengakibatkan lapak dagangan milik para pelaku UMKM yang tengah mencari rezeki yang berlangsung di Alun-alun Kota Nanga Bulik, Minggu malam (5/4/2026) tersebut menjadi sasaran dan tampak berhamburan di tanah.

Kabar mengenai kericuhan ini mulai mencuat ke publik setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Zulfa Comel pada Senin (6/4/2026).

Dalam unggahannya, pemilik akun membagikan video detik-detik kejadian sembari mengekspresikan rasa prihatin yang mendalam atas nasib para pedagang yang terdampak. Video tersebut dengan cepat memancing reaksi netizen yang menyayangkan mengapa hiburan masyarakat harus ternodai oleh aksi kekerasan.

Baca Juga :  Syukur dan Sabar Kunci Meningkatkan Kualitas Bekerja

“Kasian pedagang kena imbasnya,” tulis Zulfa Comel dalam keterangan unggahannya yang bernada sedih.

Kalimat tersebut merujuk pada kerugian materiil yang diderita oleh para pedagang kecil, di mana barang dagangan mereka rusak dan berserakan akibat terseret dalam pusaran perkelahian tersebut.

Electronic money exchangers listing

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti berapa jumlah kerugian yang dialami oleh para pedagang yang menjadi korban salah sasaran tersebut.

Berdasarkan kesaksian dari salah satu warga yang berada di lokasi, muncul dugaan bahwa keributan dipicu oleh adanya ketersinggungan antar individu.

Sumber tersebut menyebutkan bahwa ada kemungkinan pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras sehingga kehilangan kendali diri dan memicu keributan di tempat umum.

Baca Juga :  Teras Narang Dorong Kebijakan Pemerintah Berpihak pada Penyandang Disabilitas

“Paling mabok ulahnya macam itu,” singkat salah satu masyarakat.

Padahal, sebelum acara berlangsung, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, telah mengeluarkan himbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Saya meminta agar setiap pengunjung dapat menjaga kondusivitas dan ketertiban selama perhelatan Bazar Lamandau berlangsung,” ungkapnya.

Harapannya, acara ini menjadi ajang perputaran ekonomi bagi warga setempat, bukan justru menjadi panggung bagi aksi premanisme yang merugikan.

Kejadian ini pun menjadi catatan kelam bagi penyelenggaraan hiburan rakyat di Lamandau tahun ini. Masyarakat berharap agar aparat keamanan dapat segera mengidentifikasi para pelaku dalam video tersebut dan memberikan sanksi tegas.

Selain itu, pengawasan di area bazar diharapkan semakin diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, demi melindungi para pelaku UMKM dan kenyamanan pengunjung lainnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Suasana meriah yang menyelimuti gelaran Bazar Lamandau mendadak mencekam setelah sebuah aksi perkelahian pecah di tengah kerumunan pengunjung.

Insiden tersebut terekam dalam sebuah video singkat yang memperlihatkan keributan antar sejumlah oknum yang belum diketahui identitasnya.

Tak hanya mengganggu ketertiban, aksi anarkis tersebut mengakibatkan lapak dagangan milik para pelaku UMKM yang tengah mencari rezeki yang berlangsung di Alun-alun Kota Nanga Bulik, Minggu malam (5/4/2026) tersebut menjadi sasaran dan tampak berhamburan di tanah.

Electronic money exchangers listing

Kabar mengenai kericuhan ini mulai mencuat ke publik setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Zulfa Comel pada Senin (6/4/2026).

Dalam unggahannya, pemilik akun membagikan video detik-detik kejadian sembari mengekspresikan rasa prihatin yang mendalam atas nasib para pedagang yang terdampak. Video tersebut dengan cepat memancing reaksi netizen yang menyayangkan mengapa hiburan masyarakat harus ternodai oleh aksi kekerasan.

Baca Juga :  Syukur dan Sabar Kunci Meningkatkan Kualitas Bekerja

“Kasian pedagang kena imbasnya,” tulis Zulfa Comel dalam keterangan unggahannya yang bernada sedih.

Kalimat tersebut merujuk pada kerugian materiil yang diderita oleh para pedagang kecil, di mana barang dagangan mereka rusak dan berserakan akibat terseret dalam pusaran perkelahian tersebut.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti berapa jumlah kerugian yang dialami oleh para pedagang yang menjadi korban salah sasaran tersebut.

Berdasarkan kesaksian dari salah satu warga yang berada di lokasi, muncul dugaan bahwa keributan dipicu oleh adanya ketersinggungan antar individu.

Sumber tersebut menyebutkan bahwa ada kemungkinan pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras sehingga kehilangan kendali diri dan memicu keributan di tempat umum.

Baca Juga :  Teras Narang Dorong Kebijakan Pemerintah Berpihak pada Penyandang Disabilitas

“Paling mabok ulahnya macam itu,” singkat salah satu masyarakat.

Padahal, sebelum acara berlangsung, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, telah mengeluarkan himbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Saya meminta agar setiap pengunjung dapat menjaga kondusivitas dan ketertiban selama perhelatan Bazar Lamandau berlangsung,” ungkapnya.

Harapannya, acara ini menjadi ajang perputaran ekonomi bagi warga setempat, bukan justru menjadi panggung bagi aksi premanisme yang merugikan.

Kejadian ini pun menjadi catatan kelam bagi penyelenggaraan hiburan rakyat di Lamandau tahun ini. Masyarakat berharap agar aparat keamanan dapat segera mengidentifikasi para pelaku dalam video tersebut dan memberikan sanksi tegas.

Selain itu, pengawasan di area bazar diharapkan semakin diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, demi melindungi para pelaku UMKM dan kenyamanan pengunjung lainnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru