NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kasatlantas Polres Lamandau, AKP Susanto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada arus balik perayaan Idulfitri Tahun 2026 ini.
Berdasarkan data terbaru, tercatat tiga insiden kecelakaan maut yang merenggut nyawa di wilayah hukum Polres Lamandau dalam kurun waktu satu pekan terakhir menjelang lebaran dan di Hari lebaran.
AKP Susanto menjelaskan bahwa faktor kelalaian manusia, kondisi jalan, hingga cuaca menjadi penyebab utama rentetan kecelakaan tersebut. Berikut adalah rincian tiga kejadian menonjol tersebut:
- Tabrakan Adu Banteng Truk Tangki di Desa Rimba Jaya
Kecelakaan maut pertama terjadi pada Selasa (17/3) sekitar pukul 15.40 WIB di Jalan Trans Kalimantan, Desa Rimba Jaya. Insiden ini melibatkan dua truk tangki Hino Fuso.
Kecelakaan bermula saat truk tangki biru (KH 8303 GH) yang dikemudikan MN (33) melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Nanga Bulik. Saat melewati jalan menurun dan tikungan tajam di tengah cuaca hujan, kendaraan tersebut oleng dan menabrak pagar pengaman jalan hingga melintang di badan jalan.
Pada saat bersamaan, datang truk tangki hijau (KH 8166 GN) dari arah berlawanan. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak terhindarkan. Akibatnya, pengemudi truk hijau berinisial MN (51) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah pada bagian kabin depan.
- Akibat Bercanda Saat Berkendara, Penumpang Motor Tewas di Nanga Bulik Insiden kedua merupakan kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Bukit Hibul Timur, Kelurahan Nanga Bulik, pada Kamis (19/3) malam sekitar pukul 22.38 WIB.
Dua pemuda yang mengendarai sepeda motor Honda Beat (KH 3163 RN) kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi. Berdasarkan hasil penyelidikan, pengendara berinisial FR (23) memacu motornya sambil bercanda hingga tidak siap saat melintasi gundukan jembatan.
Motor tersebut terangkat mendadak, terseret di trotoar jalan, dan membuat penumpangnya, Aldiansyah Igo (26), terlempar ke aspal. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara pengendara mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Gusti Abdul Gani.
- Gagal Mendahului, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Mobil di Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya, Kecelakaan terbaru terjadi pada Senin (23/3) pagi pukul 06.45 WIB di Jalan Trans Kalimantan, Desa Wonorejo. Kecelakaan melibatkan mobil Toyota Hilux (KH 8048 GP) dan sepeda motor Yamaha Byson (KH 316GA).
Kejadian berawal saat pengemudi mobil Hilux berinisial M berusaha mendahului kendaraan di depannya melalui jalur kanan. Namun, di saat yang bersamaan, muncul sepeda motor yang dikendarai D (50) dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan “adu depan” tidak dapat dihindari.
Pengendara motor berinisial D dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, pengemudi dan penumpang mobil Hilux hanya mengalami luka lecet akibat terkena ledakan kantung udara (airbag).
Menyikapi rentetan kejadian ini, AKP Susanto mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak memaksakan diri jika kondisi lelah atau cuaca buruk.
“Kami meminta masyarakat lebih berhati-hati, terutama saat melewati jalur tengkorak atau tikungan tajam. Jangan mendahului jika pandangan tidak bebas, dan yang paling penting, jangan bercanda atau menggunakan ponsel saat berkendara. Nyawa Anda lebih berharga daripada kecepatan,” tegasnya.
Saat ini, seluruh barang bukti kendaraan telah diamankan di kantor Satlantas Polres Lamandau untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (bib)


