30.7 C
Jakarta
Friday, March 13, 2026

Pergerakan Pemudik di Kalteng Diprediksi
 Capai 300 Ribu Orang

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memprediksi pergerakan masyarakat pada arus mudik Ramadan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dishub Kalteng, Yulindra Dedy mengatakan, secara nasional memang diperkirakan terjadi penurunan mobilitas sekitar 1,75 persen, namun kondisi di Kalteng justru menunjukkan tren berbeda.

“Kalau prediksi dari sisi nasional memang ada penurunan sekitar 1,75 persen, tetapi untuk wilayah Kalimantan Tengah berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya dan melihat pergerakan sekarang, justru ada peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu,” katanya, Kamis (12/3/2026).

Dia menjelaskan peningkatan tersebut diperkirakan berasal dari masyarakat yang melakukan perjalanan baik di dalam wilayah Kalimantan maupun keluar daerah menuju Kalteng.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Genjot Optimalisasi Sungai Kapuas Murung sebagai Jalur Ekspor Strategis

“Artinya kurang lebih ada sekitar 300 ribuan masyarakat Kalimantan Tengah yang akan melakukan pergerakan, baik di internal Kalimantan maupun keluar masuk Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Menurutnya, dari berbagai moda transportasi yang tersedia, perjalanan melalui jalur udara masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik.

“Yang terbesar nanti tetap melalui transportasi udara,” katanya.

Electronic money exchangers listing

Terkait harga tiket pesawat selama periode mudik, ia menyebut penentuan tarif merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui regulasi yang mengatur batas atas dan batas bawah tarif penerbangan.

“Kalau soal harga tiket itu sifatnya ‘given’, karena yang menentukan ada batas atas dan batas bawah yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Saat ini pemerintah pusat juga telah memberikan stimulus sehingga harga tiket pada masa mudik tidak mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari biasa, meskipun masih tergolong lebih tinggi dibandingkan hari-hari sebelum periode mudik. (adr)

Baca Juga :  Dishub Kalteng Berencana Buka Tutup Jalur Arus Lalu Lintas

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memprediksi pergerakan masyarakat pada arus mudik Ramadan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dishub Kalteng, Yulindra Dedy mengatakan, secara nasional memang diperkirakan terjadi penurunan mobilitas sekitar 1,75 persen, namun kondisi di Kalteng justru menunjukkan tren berbeda.

“Kalau prediksi dari sisi nasional memang ada penurunan sekitar 1,75 persen, tetapi untuk wilayah Kalimantan Tengah berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya dan melihat pergerakan sekarang, justru ada peningkatan sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu,” katanya, Kamis (12/3/2026).

Electronic money exchangers listing

Dia menjelaskan peningkatan tersebut diperkirakan berasal dari masyarakat yang melakukan perjalanan baik di dalam wilayah Kalimantan maupun keluar daerah menuju Kalteng.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Genjot Optimalisasi Sungai Kapuas Murung sebagai Jalur Ekspor Strategis

“Artinya kurang lebih ada sekitar 300 ribuan masyarakat Kalimantan Tengah yang akan melakukan pergerakan, baik di internal Kalimantan maupun keluar masuk Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Menurutnya, dari berbagai moda transportasi yang tersedia, perjalanan melalui jalur udara masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik.

“Yang terbesar nanti tetap melalui transportasi udara,” katanya.

Terkait harga tiket pesawat selama periode mudik, ia menyebut penentuan tarif merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui regulasi yang mengatur batas atas dan batas bawah tarif penerbangan.

“Kalau soal harga tiket itu sifatnya ‘given’, karena yang menentukan ada batas atas dan batas bawah yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Saat ini pemerintah pusat juga telah memberikan stimulus sehingga harga tiket pada masa mudik tidak mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari biasa, meskipun masih tergolong lebih tinggi dibandingkan hari-hari sebelum periode mudik. (adr)

Baca Juga :  Dishub Kalteng Berencana Buka Tutup Jalur Arus Lalu Lintas

Terpopuler

Artikel Terbaru

/