27.2 C
Jakarta
Sunday, February 22, 2026

Bupati Shalahuddin Tegaskan Pelebaran Jalan Solusi Nyata Mengatasi Kemacetan

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Setelah seremoni groundbreaking beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) akhirnya memulai pekerjaan fisik pelebaran jalan di Jalan Yetro Sinseng.

Proyek yang masuk dalam program 100 hari kerja Bupati Shalahuddin ini ditandai dengan pembongkaran sejumlah fasilitas milik daerah yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut, Sabtu (21/2).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barut, M. Iman Topik, bersama Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Ardian, turun langsung memantau proses pembongkaran. Dalam pantauan di lapangan, alat berat mulai merobohkan bangunan-bangunan yang selama ini berdiri di badan dan sempadan jalan.

“Kami pastikan tahap awal ini fokus pada aset-aset pemerintah yang menghalangi pelebaran. Semua berjalan sesuai prosedur dengan mengedepankan keselamatan dan ketertiban,” ujar Iman Topik saat ditemui di lokasi.

Baca Juga :  APBD 2026 Disusun Visioner, Shalahuddin Targetkan Kemajuan Barito Utara

Untuk menjaga transparansi. Proses pembongkaran diawasi ketat oleh Kepala Bidang Aset BPKA Barut, Pardos Tigor, beserta tim. Setiap tahapan didokumentasikan secara administratif agar sesuai dengan aturan pengelolaan barang milik daerah.

Proyek ini merupakan jawaban atas meningkatnya volume kendaraan di pusat kota. Berdasarkan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR), ruas Jalan Yetro Sinseng dinilai sudah tidak representatif lagi. Bupati Shalahuddin sebelumnya menegaskan bahwa pelebaran ini bukan sekadar seremonial, melainkan solusi nyata mengatasi kemacetan.

Tak hanya Jalan Yetro Sinseng, pemerintah berencana melanjutkan pelebaran ke ruas lain seperti Tumenggung Surapati, Pramuka, Imam Bonjol, dan Jenderal Sudirman. Dengan pengawasan melekat dari jajaran terkait, target mutu dan waktu pengerjaan diharapkan tercapai optimal. (ren/kpg)

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Pusat Kota Muara Teweh Dimulai

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Setelah seremoni groundbreaking beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) akhirnya memulai pekerjaan fisik pelebaran jalan di Jalan Yetro Sinseng.

Proyek yang masuk dalam program 100 hari kerja Bupati Shalahuddin ini ditandai dengan pembongkaran sejumlah fasilitas milik daerah yang berada di sepanjang ruas jalan tersebut, Sabtu (21/2).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barut, M. Iman Topik, bersama Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Ardian, turun langsung memantau proses pembongkaran. Dalam pantauan di lapangan, alat berat mulai merobohkan bangunan-bangunan yang selama ini berdiri di badan dan sempadan jalan.

Electronic money exchangers listing

“Kami pastikan tahap awal ini fokus pada aset-aset pemerintah yang menghalangi pelebaran. Semua berjalan sesuai prosedur dengan mengedepankan keselamatan dan ketertiban,” ujar Iman Topik saat ditemui di lokasi.

Baca Juga :  APBD 2026 Disusun Visioner, Shalahuddin Targetkan Kemajuan Barito Utara

Untuk menjaga transparansi. Proses pembongkaran diawasi ketat oleh Kepala Bidang Aset BPKA Barut, Pardos Tigor, beserta tim. Setiap tahapan didokumentasikan secara administratif agar sesuai dengan aturan pengelolaan barang milik daerah.

Proyek ini merupakan jawaban atas meningkatnya volume kendaraan di pusat kota. Berdasarkan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR), ruas Jalan Yetro Sinseng dinilai sudah tidak representatif lagi. Bupati Shalahuddin sebelumnya menegaskan bahwa pelebaran ini bukan sekadar seremonial, melainkan solusi nyata mengatasi kemacetan.

Tak hanya Jalan Yetro Sinseng, pemerintah berencana melanjutkan pelebaran ke ruas lain seperti Tumenggung Surapati, Pramuka, Imam Bonjol, dan Jenderal Sudirman. Dengan pengawasan melekat dari jajaran terkait, target mutu dan waktu pengerjaan diharapkan tercapai optimal. (ren/kpg)

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Pusat Kota Muara Teweh Dimulai

Terpopuler

Artikel Terbaru

/