MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara. Terus melakukan terobosan dalam membangun sumber daya manusia (SDM) aparaturnya.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang efektif dan berpihak pada rakyat. Sesuai dengan visi kepemimpinan Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie.
Melalui Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum, Yaser Arapat. Pemerintah menyatakan bahwa peningkatan kapasitas birokrasi tidak hanya fokus pada kompetensi teknis dan kedisiplinan operasional.
Namun juga pada penguatan karakter dan nilai-nilai spiritual. Kombinasi ini diyakini akan melahirkan pelayanan publik yang lebih bermutu dan berintegritas.
“Kami memandang bahwa keberhasilan pembangunan, khususnya dalam menyalurkan anggaran APBD 2026 yang telah diperjuangkan mendekati Rp3 triliun, sangat bergantung pada kualitas manusia yang mengelolanya. Anggaran yang besar membutuhkan pengawalan yang kuat dan hati yang bersih,” tegas Yaser, Kamis (15/1).
Sebagai implementasi, Pemkab akan mengikutsertakan Bupati beserta sejumlah pejabat eselon utama dalam program pengembangan diri, yang diselenggarakan oleh ESQ Business School pimpinan Ary Ginanjar di Jakarta, pada 19-20 Januari mendatang. Program ini dirancang untuk membentuk kepemimpinan yang visioner dan berakhlak.
Tidak hanya internal pemerintah, pendekatan holistik ini juga akan diperluas ke tengah masyarakat. Sepuluh tokoh agama (ustaz) akan direkrut dan didampingi oleh para kepala dinas terkait. Untuk turut membina dan memberdayakan masyarakat, menciptakan sinergi antara pemangku kebijakan dan komunitas.
“Pembangunan yang berkelanjutan harus menyentuh semua aspek, lahir dan batin. Dengan menyelaraskan ketangguhan manajerial, etos kerja, dan spiritualitas, kami yakin tujuan akhir untuk kesejahteraan bersama melalui program prioritas di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dapat tercapai dengan lebih optimal,” pungkas Yaser.
Upaya ini juga diperkuat dengan budaya kerja baru melalui apel pagi keliling ke berbagai dinas, guna memastikan komunikasi dan koordinasi yang lebih langsung serta terjaga. (ren)


