Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan kemajuan signifikan dalam penanggulangan stunting. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, dr. Suyuti Syamsul, mengungkapkan bahwa angka stunting di provinsi ini berhasil turun tajam, dari 43 persen pada 2013 menjadi 21,5 persen pada 2023.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus berupaya menekan angka stunting di wilayahnya.
Stunting adalah masalah penting yang perlu ditanggapi dengan serius yang perlu perhatian dan aksi kerja bersama. Hal itu dibahas dalam rapat yag dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel), Deddy Winarwan bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan Barsel, Endang Sugiarti Widayani yang dihadiri seluruh kepala Puskesmas di Aula Setda, Senin (16/12).
Upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga harus menjadi upaya mandiri dari masyarakat.
Anggota DPRD Murung Raya (Mura), Tuti Marheni meminta pemerintah melalui jajaran terkaitnya untuk lebih konsisten, dalam menjalankan program kesehatan, khususnya terkait pemenuhan gizi yang tepat untuk masyarakat, guna menurunkan angka stunting di Murung Raya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangkaraya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu.
Dinas Perikanan (Diskan) Kota Palangkaraya terus memberikan sosialisasi program konsumsi ikan segar sebagai bagian dari pola makan sehat dan bergizi bagi masyarakat.
Tarik-ulur anggaran makan bergizi gratis (MBG) akhirnya mencapai final. Pemerintah menetapkan alokasi anggaran MBG sebesar Rp 10 ribu per porsi.
Keputusan itu disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (29/11) lalu. Sejak dicanangkan, besaran anggaran MBG sangat dinamis. Semula, anggaran sempat dipatok Rp 15 ribu per porsi. Sempat muncul wacana penurunan anggaran menjadi Rp 7.500 per porsi.
Berbagai dampak negatif seringkali dialami pasangan yang menikah dini. Kondisi ini umumnya terjadi karena pasangan tersebut secara emosional masih labil terutama saat dihadapkan dengan berbagai tantangan berumah tangga.
Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani SE membuka kegiatan pemberian makanan tambahan untuk anak kurus dan stunting (Permata Kuning) di halaman Kantor Kelurahan Pulang Pisau, Sabtu (16/11).