Lima kandidat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti tes asesmen di Puspenkom BKN Jakarta selama 7–9 Juli 2026 sebagai tahapan lanjutan seleksi jabatan Sekda.
Munculnya riak-riak berupa pengaduan terhadap calon tertentu dalam seleksi JPT Madya Sekda Kalteng diduga motifnya sebagai upaya menjatuhkan calon tertentu dari tujuh orang kandidat yang bersaing.
Seorang ASN di Disdik bernama Batuah mengaku namanya dicatut untuk melaporkan Pj Sekda Kalteng Nuryakin ke Kemendagri dan Komisi ASN, terkait seleksi terbuka calon Sekda Provinsi Kalteng